Sriwijaya Air Bantah Pilotnya Ditangkap terkait Ujaran Kebencian 

Sriwijaya Air Grup angka bicara ikhwal ditangkapnya IR, oknum pilot oleh polisi karena dugaan ujaran kebencian di media sosial.

Sriwijaya Air Bantah Pilotnya Ditangkap terkait Ujaran Kebencian 
Dok. Polres Jakarta Barat
Pilot penerbangan swasta beinisial IR, yang sebarkan ujaran kebencian dan penghasutan melalui Facebook. 

TRIBUNJOGJA.COM - Sriwijaya Air Grup angka bicara ikhwal ditangkapnya IR, oknum pilot oleh polisi karena dugaan ujaran kebencian di media sosial.

Grup maskapai penerbangan Sriwijaya Air dan NAM Air memastikan bahwa yang bersangkutan bukanlah pilot Sriwijaya Air Group.

“Kami pastikan pilot dengan inisial IR itu bukan pilot Sriwijaya Air maupun NAM Air,” kata Vice President Corporate Secretary Sriwijaya Air Retri Maya dalam siaran pers, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Maya mengatakan, sangat memperhatikan kredibilitas seluruh karyawannya termasuk seluruh awak pesawat.

Rekapitulasi KPU Selesai: Jokowi-Ma’ruf Menang di 21 Provinsi, Ini Rincian Suara Pilpres

Selain itu, Sriwijaya Air Grup juga rutin mengadakan pelatihan-pelatihan kepada seluruh karyawan tentang bagaimana proses pengembangan diri.

"Dan pada saat yang bersamaan kami juga rutin mensosialisasikan tentang apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan oleh seluruh karyawan Sriwijaya Air Group," kata dia.

“Bila dalam proses ditemukan hal-hal yang berpotensi adanya gerakan mencurigakan dan membahayakan penerbangan, maka Sriwijaya Air Group akan melakukan tindakan pencegahan kepada seluruh aircrew tanpa terkecuali,” ucap Retri.

Selundupkan Senjata untuk Aksi 22 Mei, Mayjen S dan Praka BP Ditahan

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta seluruh pilot untuk tetap menjaga profesionalitas dan tidak menyebarkan pesan bermuatan ujaran kebencian.

Hal ini disampaikan oleh Menhub untuk menanggapi ditangkapnya seorang pilot salah satu maskapai penerbangan swasta berinisial IR oleh polisi.

IR menghasut warga melakukan perlawanan pada 22 Mei 2019 atau saat pengumuman resmi hasil rekapitulasi pemilu oleh KPU. (Yoga Sukmana)

.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sriwijaya Air: Pengujar Kebencian yang Ditangkap Polisi Bukan Pilot Kami"

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved