Pendidikan
Pupuk Dilan 2019 Karya Mahasiswa Teknologi Industri UAD Juara di Malaysia
Di bawah bimbingan dosen Amalia Yuli Astuti, mereka sukses memanfaatkan limbah buah-buahan yang menumpuk di Kota Yogyakarta
Penulis: Sigit Widya | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim Dilannya Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih medali emas pada kompetisi Internasional Festival Innovation On Green Technology (I-FINOG) 2019 di Universiti Malaysia Pahang, akhir April 2019 lalu.
Tim Dilannya UAD, yang terdiri atas Fikram Oktafiandi dan Fahri Firmansyah dari Teknik Industri serta Amanda Dwi Oktavia Adisty dari Teknologi Pangan, menyabet juara berkat inovasi pupuk cair organik untuk tanaman hidroponik.
Di bawah bimbingan dosen Amalia Yuli Astuti, mereka sukses memanfaatkan limbah buah-buahan yang menumpuk di Kota Yogyakarta menjadi sebuah produk bernama Liquid Biocompost Plant atau disingkat Dilan 2019.
• Mahasiswa UAD Gandeng Kepolisian Kampanyekan Budayakan Tertib Berlalu Lintas di Titik Nol
“Dilan 2019 merupakan pupuk cair alami pengganti pupuk cair kimia. Produk tersebut telah kami uji untuk tanaman hidroponik sawi-sawian. Bahan campurannya hanya glukosa dan air baku,” kata Fiko, panggilan akrab Fikram, Selasa (14/5/2019).
Sementara menurut Amalia, gagasan untuk membuat Dilan 2019 dilatarbelakangi oleh banyaknya buah-buahan rusak dan menumpuk di beberapa pasar di Kota Yogyakarta.
“Alhamdulillah, inovasi itu mendapat apresiasi,” tukasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tim-dilannya-uad-saat-berkunjung-ke-tribun-jogja.jpg)