Syiar Ramadan
Masjid Syuhada, Simbol Perjuangan dan Tempat Ibadah Umat Islam Modern Pertama di Indonesia
Masjid Syuhada, Simbol Perjuangan dan Tempat Ibadah Umat Islam Modern Pertama di Indonesia
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Masjid Syuhada, Simbol Perjuangan dan Tempat Ibadah Umat Islam Modern Pertama di Indonesia
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bulan Ramadan, saat yang paling dinantikan oleh umat muslim telah tiba. Umat muslim pun mulai menjalankan ibadah puasa, Senin (6/5/2019) hari ini.
Selama bulan ramadan, masjid-masjid akan ramai oleh para jemaah. Salah satunya adalah Masjid Syuhada yang berada di Jl. Dewa Nyoman Oka No. 13, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
Masjid yang didominasi oleh warna hijau toska ini sekilas tak ada bedanya dengan bangunan serupa. Namun jika ditilik lebih jauh, ternyata Masjid Syuhada memiliki cerita menarik.
Adalah Hengky Desri Mulyadi, Sekretariat Kerumahtanggaan Masjid Syuhada yang menceritakan keistimewaan rumah ibadah tersebut kepada Tribunjogja.com.
"Masjid Syuhada ini termasuk salah satu pionir arsitektur masjid modern di Indonesia," ungkap Hengky ketika ditemui beberapa waktu lalu.
• Kumpulan Doa Memohon Lancar Rezeki dan Lepas dari Jeratan Utang
• Manakah yang Lebih Menyehatkan, Buka Puasa dengan Air Hangat atau Air Dingin?
Sejarahnya diawali pada 23 September 1950, saat peletakan batu pertama oleh Sri Sultan HB IX. Ketika itu, Raja Ngayogyakarta Hadiningrat tersebut menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI. Pembangunan dilakukan saat Indonesia masih berjuang sebagai negara baru.
Sebagai masjid modern pertama di Indonesia, Masjid Syuhada telah dilengkapi dengan teknologi canggih di masanya seperti pengeras suara, telepon, serta perekam suara. Begitu juga dengan kamar mandi dan tempat wudhu yang didesain modern.
Setiap bagian masjid bergaya Persia ini pun memiliki makna-maknanya tersendiri. Begitu juga dengan namanya. Sementara kubah utamanya, disumbangkan oleh Presiden RI pertama, Ir. Soekarno.
"Nama Syuhada dipilih untuk memperingati para pejuang yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia," jelas Hengky.
• Bikin Tenggorokan Segar Setelah Puasa, Cobalah Konsumsi Timun Suri Saat Berbuka
• 7 Jenis Buah yang Cocok untuk Berbuka Puasa, Bisa Bikin Tubuh Kembali Fit
Simbol-simbol tersebut misalnya terdapat pada 17 anak tangga menuju ruang utama, gapura berbentuk segi delapan, kubah pertama berjumlah empat, dan kubah atas berjumlah lima. Angka tersebut menunjukkan Hari Kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945.
Selain simbol nasionalis, bangunan setinggi 3 lantai ini juga menyisipkan simbol Islam. Seperti 20 ventilasi di ruang bawah yang menandakan 20 sifat Allah SWT, enam jendela di ruang solat pria sebagai rukun iman, lima ventilasi tempat khusus Imam simbol hukum Islam, dan dua tiang penyangga di mushola putri sebagai simbol syahadat.
Selesai dibangun pada 20 September 1952, Masjid Syuhada Yogyakarta menjadi cikal bakal dari Masjid Istiqlal di Jakarta.
"Tahun 2002, Mesjid Syuhada dijadikan sebagai Cagar Budaya dan Obyek Wisata Religius," kata Hengky.
Selain bangunan ibadah, Masjid Syuhada juga dilengkapi dengan bangunan pendukung seperti perpustakaan hingga lembaga pendidikan formal dari TK sampai perguruan tinggi. Bahkan mereka juga memiliki lembaga zakat sendiri.
• 5 Manfaat Madu, Bisa Jadi Antibiotik hingga Hilangkan Bau Mulut
• Bacaan Doa untuk 10 Hari Pertama Puasa Ramadhan, Lafal Bacaan Doa dalam Bahasa Arab serta Artinya
Pada bulan Ramadan ini, Hengky mengatakan akan ada berbagai kegiatan. Selain Kajian Islam dan Tarawih, panitia masjid juga menyediakan menu buka puasa untuk maksimal seribu orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/masjid-syuhada-simbol-perjuangan-dan-tempat-ibadah-umat-islam-modern-pertama-di-indonesia.jpg)