Advertorial

Mahasiswa UKRIM Rayakan Keberagaman dengan Event Day Art #4

Acara yang bertajuk Harmonisasi Nusantara ini dimeriahkan dengan pawai budaya, pameran stand, dan pertunjukan seni.

Mahasiswa UKRIM Rayakan Keberagaman dengan Event Day Art #4
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Arie H
Salah satu stand mahasiswa ukrim dalam acara Day Art #4 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Mahasiswa Universitas Kristen Immanuel (UKRIM) rayakan keberagaman budaya Indonesia dengan menyelenggarakan event Day Art #4 pada Sabtu (4/5/2019).

Acara yang bertajuk Harmoni Nusantara ini dimeriahkan dengan pawai budaya, pameran stand, dan pertunjukan seni.

Daud Stefanus Betty, Ketua panita Day art #4 mengatakan kegiatan ini dicetuskan oleh Badan Pelaksana Mahasiswa (BPM) yang kini menjadi BEM, dan bertujuan untuk mempersatukan seluruh mahasiswa UKRIM. Dimulai pada tahun 2015 silam.

"Acara yang sudah berjalan empat tahun ini dibuat agar setiap forum mahasiswa dapat saling menghargai," ujarnya. 

Mencicipi Bakpia Premium dan Nasi Pedas Ala Kenes Resto & Bakery

Daud menuturkan, di tahun ini, acara dikemas tak hanya untuk internal namun juga melibatkan masyarakat sekitar kampus.

Pihaknya ingin menjalin relasi dengan masyarakat desa dan kampus lain.

"Konsepnya lebih ke menjalin relasi, agar masyarakat sekitar UKRIM tahu bahwa kampus ini terbuka untuk masyarakat umum. Maka dari itu, acara dimulai pukul  6 pagi, diawali pawai budaya dari tiap forum mahasiswa, fakultas dan prodi. Pawai budaya ini untuk memperkenalkan kampus dan budaya mahasiswanya ke masyarakat sekitar," terangnya.

Segera Buka Pendaftaran, UKRIM Berikan Beasiswa ke Angkatan Pertama Mahasiswa Prodi Farmasi

Acara dilanjutkan dengan fashion show yang diikuti mahasiswa dari tiap prodi dan forum.

Selain itu juga mengundang band dari luar dan internal kampus untuk memeriahkan acara.

Acara puncaknya adalah dengan pertunjukan tari dari sembilan forum mahasiswa, dari Batak, Nias, Mentawai, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua dan Sumba.

Acara puncak juga akan ada pertunjukan spesial dari vocal grup The Dissonance.

"Harapan kami, mahasiswa antar suku yang memiliki perbedaan karakter ini dapat saling menghargai dan hidup dalam kebhinekaan.  Kami juga berharap agar pihak kampus selalu mendukung kegiatan positif semacam ini dan efeknya, masyarakat luar tahu keberadaan dan kualitas UKRIM," tutupnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved