Pendidikan

Rektor Ingin UNY Gelar Jathilan Tiap Tahun, Demi Edukasi Seni dan Tradisi Lokal

Jathilan bisa dijadikan sebagai ciri khas UNY, sekaligus bentuk edukasi seni ke masyarakat luas.

Rektor Ingin UNY Gelar Jathilan Tiap Tahun, Demi Edukasi Seni dan Tradisi Lokal
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Rektor UNY Sutrisna Wibawa 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Suksesnya pemecahan rekor MURI dengan penari Jathilan terbanyak di dunia membuat seluruh pihak dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bangga.

Dina Septi Rahayu yang merupakan mahasiswi di UNY misalnya, mengaku sangat senang bisa terlibat dengan ribuan penari lainnya pada Kamis (02/05/2019).

"Persiapan selama satu bulan latihan sama sekali tidak sia-sia. Rasanya luar biasa," kata mahasiswi Fakultas Bahasa dan Seni UNY tersebut pada Tribunjogja.com.

Sewindu Tribun Jogja, Bertekad Jadi Media Rujukan dalam Era Revolusi Industri 4.0

Tidak hanya para mahasiswa, dosen, dan karyawan yang terlibat, Sutrisna Wibawa sebagai Rektor UNY pun ikut merasa bangga atas pencapaian tersebut.

Apalagi menurutnya, jathilan merupakan tari tradisional Jawa tertua yang memiliki nilai seni dan edukasi yang tinggi, terutama nilai kepahlawanan, lantaran Jathilan merupakan tari keprajuritan.

"Sesuai dengan para civitas akademika UNY, yang siap menjadi para prajurit yang mengembangkan ilmu pengetahuan di NKRI," kata Sutrisna usai acara di lapangan barat GOR UNY.

4.883 Peserta Menari Bersama dalam UNY nJATHIL #1

Ia pun ingin acara Jathilan serupa bisa digelar setiap tahunnya.

Menurutnya, jathilan bisa dijadikan sebagai ciri khas UNY, sekaligus bentuk edukasi seni ke masyarakat luas.

Sementara Ketua Jurusan Pendidikan Tari FBS UNY Kuswarsantyo yang juga penggagas dari acara ini menyatakan para mahasiswa yang menjadi peserta akan mendapat apresiasi secara akademik.

Setidaknya ada sekitar 2500 peserta dari UNY, di mana tiap fakultas menyumbangkan 200 peserta.

"Para mahasiswa yang terlibat nantinya akan kami berikan nilai tambahan sesuai mata kuliah terkait," ujar Kuswarsantyo.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved