Ramadan Sebentar Lagi, Berikut Deretan Manfaat Berpuasa Bagi Penderita Penyakit Jantung

Pada orang dengan penyakit tertentu pun, puasa ternyata juga bermanfaat. Contohnya pada orang dengan kasus diabetes.

Editor: Muhammad Fatoni
internet
Puasa Sekaligus Turunkan Berat Badan dengan Diet Ramadan 

Selama bulan Ramadan, terdapat penurunan tekanan darah pada orang yang berpuasa, yaitu penurunan tekanan darah sistolik dari 132.9±16 mmHg menjadi 129.9±17 mmHg, sedangkan pada tekanan darah diastolik, tidak terdapat penurunan berarti.

Satu hal lagi, selama puasa, organ tubuh termasuk pencernaan akan beristirahat.

Puasa dilakukan untuk mengurangi asupan cairan sehingga tidak membuat jantung semakin membengkak.

Jantung yang membengkak akan menyebabkan sesak napas dan melemahnya pompa darah.

Namun bukan berarti pasien tidak memerlukan cairan sama sekali. Pasien penyakit jantung disarankan meminum air putih dengan jumlah maksimal 1,5 liter.

Khusus penderita gagal jantung, pasien diharapkan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Umumnya, obat terapi gagal jantung hanya diberikan sebanyak satu kali dalam sehari.

"Kalau sifat obatnya menurunkan denyut, lebih baik diberikan di pagi hari.

Tapi obat yang sifatnya mengeluarkan cairan lebih baik di sore hari karena kalau pagi, pasien akan makin dehidrasi karena sepanjang puasa dia tidak ada intake cairan," kata Yoga Yuniadi, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan di Jakarta. (*/intisari/grid health)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved