Jawa

Begini Kunci Sukses Desa Ponggok Klaten Bertransformasi Jadi Desa Mandiri

Ada empat hal yang digunakan untuk mencapai Desa Ponggok yang sudah mandiri seperti saat ini.

Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Peluncuran dan Bedah Buku Desa cerdas : Transformasi Kebijakan dan Pembangunan Desa Merespon Era Revolusi Industri 4.0 yang diselenggarakan di Fisipol UGM pada Selasa (23/4/2019). 

Anwar Sanusi, Sekjen Kementerian Desa PDTT mengatakan jika ketika membahas desa cerdas, memang harus ditopang oleh yang namanya teknologi informasi yang cukup.

Oleh karenanya, hal tersebut menjadi PR bagi semuanya.

Desa Ponggok di Klaten Ini Ditetapkan Sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

Menurutnya, sampai sekarang masih ada 13.577 desa di Indonesia yang belum bisa mengakses internet.

"Kendala internet itu, yakni juga harus didukung terkait dengan listrik. Masih ada desa-desa yang belum teraliri listrik. Kemarin kita tekan agar bisa segera kita selesaikan jadi program Indonesia terang ini adalah merupakan salah satu jawaban untuk menuju desa cerdas," terangnya.

Selian itu, dari sisi SDM, secara umum SDM masyarakat yang ada di desa jika dibandingkan dengan yang ada di kota ada ketertinggalan, baik dalam pendidikan formal ataupun pendidikan pendidikan informal.

Hal tersebut juga harus bisa direspon dengan baik dengan cara menyediakan aneka pelatihan yang memang dibutuhkan langsung oleh masyarakat.

"Kita harus bekerja sama dengan Kementerian-kementerian terkait, misalnya adalah Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pertanian ataupun kementerian-kementerian yang lain yang juga memiliki program yang sama terutama adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa," ungkapnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved