Seorang Pria Tewas Tersambar Petir Saat Main Ponsel di Tengah Hujan Lebat
Ia tersambar petir ketika memainkan ponsel di tengah hujan deras dan badai petir di Port Dickson
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Identitas pendaki yang meninggal adalah Deden Hidayat Maulana (31) warga Jalan Benuang VI No 44 RT 8 RW 11, Bakti Jaya, Sukmajaya, Kota Depok; Aditya Agung Darmawan (30) warga Jalan Cipinang Muara II RT 18 RW 2, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur; Adi Setiawan (31) warga Jalan Cipinang Muara II No 33 RT 5 RW 2, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Sedangkan identitas dua pendaki yang luka-luka adalah Syaiful Ulum (35) warga Kampung Sumur No 49 RT 9 RW 17, Klendep, Jakarta Timur; Danang (28) warga Cipinang, Jakarta Timur.
Korban luka-luka saat ini dirawat di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo.
Sapi mati tersambar petir
Petir juga pernah menyambar sebuah rumah dan bangunan kandang di Padukuhan Mendak, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (25/1/2018).
Akibatnya, seekor sapi milik warga yang ada di kandang setempat mati karena tersambar petir.
Kepala Polisi Sektor Panggang, AKP Tri Wibowo, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.15 WIB.
Saat itu, terjadi hujan di sekitaran Kecamatan Panggang.
Tiba-tiba, petir menyambar rumah milik Kasmo Rejo dan bangunan kandang milik Harno Sukasdi.
Kasmo sekeluarga pun terkaget mendengar dentuman keras tersebut, dan memeriksa bangunan rumah yang rusak di bagian atap.
Dirinya pun memeriksa kandang, dan terkejut mendapati sapi milik Harno mati diduga tersambar petir.
"Kejadiannya sangat cepat, dari suara dentuman yang cukup keras, menyambar bagian atap rumah, dan seekor sapi milik warga sekitar hingga sapi tersebut mati," ujar Tri, Kamis (25/1/2018).
Warga pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panggang.
Petugas kepolisian datang tak lama kemudian dan melakukan pemeriksaan saksi dan tempat kejadian perkara.
Petugas kepolisian pun menyimpulkan kematian ternak sapi milik warga akibat sambaran petir.
"Sapi itu mati baru diketahui sekitar pukul 07.00 WIB saat pemiliknya, Harno Sukasdi mengecek ke kandang dan melihat sapinya sudah tidak bernyawa. Sambaran tersebut juga merusak jaringan listrik di rumah milik korban," ujarnya.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian mencapai belasan juta rupiah.
Kerusakan instalasi listrik sebesar Rp 3 juta sedangkan sapi bernilai sekitar Rp 13 juta. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tersambar-petir-saat-main-hp.jpg)