Bantul

Jelang Pemungutan Suara, Pengiriman Logistik di Bantul Akan Dikirim Secara Bertahap

Menjelang hari pemungutan suara yang tinggal dalam hitungan hari, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul terus melakukan berbagai persiapan.

Jelang Pemungutan Suara, Pengiriman Logistik di Bantul Akan Dikirim Secara Bertahap
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho, ditemui di komplek Parasamya, Selasa (9/4/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menjelang hari pemungutan suara yang tinggal dalam hitungan hari, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul terus melakukan berbagai persiapan.

Mulai dari fokus peningkatan KPPS, packing surat suara, hingga persiapan pengiriman logistik ke Desa dan kemudian ke tempat pemungutan suara (TPS)

"Distribusi logistik akan dilakukan secara bertahap. Dimulai tanggal 14, 15 dan 16 [April 2019]," kata Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho, ditemui di komplek Parasamya, Selasa (9/4/2019) kemarin.

Logistik pemungutan suara, lanjut didik, pertama kali dikirim pada hari Minggu tanggal 14 April 2019. Pengiriman pertama dilakukan ke wilayah Bantul yang cukup jauh dan secara topografis medannya sulit dijangkau.

"Seperti kecamatan Dlingo, itu kita kirim pertama dihari Minggu," ujarnya.

Baca: Kisah Slamet, Warga Kurang Mampu di Bantul yang Rumahnya Dibangun Para Relawan

Dijelaskan Didik, pengiriman logistik tidak langsung ke lokasi tempat pemungutan suara melainkan dikirim ke 75 Desa.

Distribusi dari desa ke lokasi TPS baru akan dilakukan secara serentak.

"Pada H-1 menjelang pemungutan suara," terang dia.

Di Kabupaten Bantul sendiri tercatat ada 3.040 TPS. Jumlah tersebut masih sama.

Tidak ada penambahan TPS pasca MK memutuskan KPU dapat membangun TPS tambahan yang mengacu pada data pemilih pindahan atau DPTb.

Baca: Sebagian Bantul, Sleman, Kota Yogya dan Gunungkidul Terkena Pemadaman Listrik Hari Ini

Adapun soal pengamanan logistik, didik mengatakan Satpol-PP telah menugaskan di masing-masing Desa akan bertugas 10 anggota linmas.

Kemudian ada juga Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari TNI dan Bhabinkamtibmas dari unsur kepolisian.

Ditambah pengamanan dari panitia penyelenggara pemilu baik dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) ataupun Pengawas.

"Kami sudah koordinasikan selama dua malam, (mereka) melakukan pengamanan di masing-masing desa," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: amg
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved