Bantul

Terserang Hama Wereng Coklat, Surjati Hanya Panen Gabah 27 Kg

Serangan hama wereng coklat merusak tanaman padi banyak dikeluhkan oleh para petani di Kabupaten Bantul.

Terserang Hama Wereng Coklat, Surjati Hanya Panen Gabah 27 Kg
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Petani Bantul Surjati menunjukkan batang adi yang terserang hama wereng coklat, Senin (8/4/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Serangan hama wereng coklat merusak tanaman padi banyak dikeluhkan oleh para petani di Kabupaten Bantul.

Serangan hama tersebut membuat produksi gabah menurun sehingga mengakibatkan para petani merugi.

"Hama wereng selalu jadi masalah bagi petani menjelang panen. Soalnya, hama itu bisa masuk kedalam batang padi. Susah diberantas,” keluh Surjati, petani Bantul saat ditemui di area lahan persawahan di Karanggayam, Piyungan, Senin (8/4/2019)

Menurut dia, akibat serangan hama wereng lahan sawah miliknya yang berukuran sekitar 200 meter persegi hanya mampu menghasilkan 27 kilogram gabah. Sisanya hanya kulit tanpa isi. Alhasil, petani pun merugi.

Baca: 3.032 Warga Belum Rekam Data KTP-EL, Disdukcapil Sleman Terapkan Sistem Jemput Bola

Sebagai petani, Surjati bukan berarti diam saja. Lelaki 63 tahun itu mengaku sudah berusaha berbagai cara untuk menyelamatkan tanaman padi dari serangan hama wereng. Seperti melakukan penyemprotan menggunakan pestisida.

Namun seakan sia-sia. Tanaman padi miliknya tetap terserang hama sehingga hasilnya tidak maksimal. "Hama wereng ini sulit dibasmi," tuturnya.

Surjati berharap pemerintah membantu supaya para petani bisa mengatasi persoalan hama wereng. Mengingat berbagai upaya yang telah dilakukan oleh dirinya belum memberikan hasil maksimal.

Baca: Kelelahan Memanjat, Pria Paruh Baya Terjebak di Atas Pohon Melinjo, Akhirnya Dievakuasi Tim SAR

Bukan hanya Surjati, permasalahan terkait hama wereng dikeluhkan juga oleh petani lain, Sudarman. Serangan hama wereng diakuinya memang sulit dikendalikan, karena ukurannya yang kecil dan sulit terdeteksi.

Apalagi, menurut dia belum ada predator yang memangsa serangga kecil itu sehingga populasi wereng sulit dikurangi. Sama seperti Surjati, akibat serangan hama, hasil panen padi Sudarman belum bisa memenuhi target bahkan cenderung mengalami penurunan.(tribunjogja)

 

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved