International Visitor Leadership Program

Menikmati Kota San Francisco dari Atas Cable Car

Memang, tak sembarang transportasi publik bisa mengatasi jalanan San Francisco yang berkelok dan naik turun secara tajam.

Menikmati Kota San Francisco dari Atas Cable Car
TRIBUNJOGJA.COM / Rento Ari Nugroho
Cable car melintas di kawasan Pecinan kota San Francisco di negara bagian California 

Maka, masinis tram pun akan berhenti dan memberi kesempatan naik.

Baca: Kucing-kucingan Mencari Gorengan di Amerika

Dalam tram berukuran sekitar 3x8 meter tersebut terbagi dalam tiga bagian.

Bagian depan merupakan area terbuka dengan tempat duduk samping yang membelakangi tuas kendali masinis, kemudian area tertutup di bagian tengah, dan area terbuka lagi di bagian belakang.

Meski mungil, namun cable car ini sanggup menampung sekitar 60 orang dengan separuh di antaranya duduk.

Tentu ini menjadi atraksi yang unik ketika cable car yang dipenuhi orang bergelantungan di depan dan belakang, berpegangan pada handle yang disediakan, mendaki jalanan San Francisco yang terjal.

Cable car melintas di kawasan Pecinan kota San Francisco di negara bagian California
Cable car melintas di kawasan Pecinan kota San Francisco di negara bagian California (TRIBUNJOGJA.COM / Rento Ari Nugroho)

Sesekali, tram berhenti ketika bertempu dengan simpang empat dan lampu lalu lintas sedang merah.

Atau, sesekali masinis harus mengurangi kecepatan ketika ada kendaraan berbelok di depannya.

Karena berjalan di jalan raya, tentu tram mengikuti rambu lalu lintas.

Hal ini berbeda dengan kereta api Indonesia yang berjalan di jalan raya misalnya Railbus Batara Kresna di Solo. Kereta tetap melaju meski lampu lalu lintas merah.

Baca: Seperti Apakah Kuliner Khas Amerika?

Cable Car ini menjadi satu dari beberapa ikon San Francisco. Kendaraan ini menjadi atraksi yang tak boleh dilewatkan turis ketika berkunjung ke sini. Hanya dengan membayar 7 Dollar, pengunjung bisa naik hingga ke ujung jalur.

Halaman
1234
Penulis: toa
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved