Ustaz Bukhori Muslim Ditangkap atas Dugaan Penipuan Visa Haji Senilai Rp 1,9 Miliar

Penangkapan Ustaz Bukhori Muslim ternyata berdasarkan laporan seseorang berinisial MJ tanggal 28 Juni 2018, terkait penggelapan uang

Ustaz Bukhori Muslim Ditangkap atas Dugaan Penipuan Visa Haji Senilai Rp 1,9 Miliar
Surya/Tribunnews
Ilustrasi paspor haji 

TRIBUNJOGJA.COM - Penangkapan Ustaz Bukhori Muslim ternyata berdasarkan laporan seseorang berinisial MJ tanggal 28 Juni 2018.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Ustaz Bukhori ditangkap di Perumahan Taman Permata Cikunir, Bekasi pada Kamis (4/4/2019) atas dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan uang.

"Awalnya MJ bertemu dengan ABM (Bukhori Muslim) di salah satu tempat pengajian. Kemudian, MJ bercerita bahwa ia ingin mengurus visa haji untuk jemaah tapi kuota haji telah habis," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/4/2019).

Baca: Ingat! KAI Mulai Jual Tiket Kereta Lebaran Tambahan Dini Hari Nanti

Menanggapi keluhan tersebut, Bukhori menawarkan bantuan untuk mengurus visa haji furoda atau haji non kuota. MJ pun menerima tawaran bantuan tersebut.

Selanjutnya, mereka bertemu di depan Kantor Kedutaan Arab Saudi. MJ menyerahkan 27 buah paspor dan uang senilai 136.500 dollar AS (sekitar Rp 1,9 miliar) untuk diurus visa haji furodanya.

Namun, MJ tidak membuat tanda bukti serah terima dokumen dan uang.

"Korban percaya pada terlapor dapat mengurus visa haji furoda karena terlapor adalah seorang ulama dan sering ceramah di berbagai tempat," ujar Argo.

Bukhori menjanjikan visa furoda itu dapat terbit dalam waktu tiga hari kerja. Namun, MJ tak mendapatkan visa furoda itu hingga tiga hari setelah penyerahan dokumen dan uang.

MJ pun mengunjungi seseorang bernama AJ untuk membantu dirinya dipertemukan dengan Bukhori.

"Saat itu dibuat surat pernyataan dan kuitansi penerimaan uang dan 27 buah paspor. Surat pernyataan itu isinya bahwa terlapor telah menerima uang senilai 136.500 dollar AS dan paspor untuk diurus visa haji furodanya," jelas Argo.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved