Bunga Telang, Si Biru yang Enak Dipandang dan Disantap

Bunga Telang atau yang memiliki nama latin Clitoria ternatea menyeruak ke permukaan baru-baru ini.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Muhammad Fatoni
Tribunjogja/ Kurniatul Hidayah
Ratih bersama Bunga Telang yang ia tanam di rumahnya dan juga olahan Bunga Telang buatannya yang disulap dalam bentuk makanan dan minuman. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bunga umumnya digunakan sebagai simbol untuk mengungkapkan perasaan kepada pasangan.

Namun itu dulu, sekarang zaman telah bergeser. Kini bunga dimanfaatkan untuk minuman bahkan makanan. Tertarik mencoba?

Bunga Telang atau yang memiliki nama latin Clitoria ternatea menyeruak ke permukaan baru-baru ini.

Bunga ini bukanlah bunga baru.

Ia muncul dari tanaman merambat yang sebelumnya lebih banyak ditemui di kebun kosong, semak-semak, maupun tempat liar lainnya.

Namun kini, tanaman yang dulu dianggap angin lalu ini, mendadak diminati. Khususnya pada bunganya yang berwarna biru terang.

Di tangan Ratih, yakni wanita bernama lengkap Triratih Siniwi selaku Ketua Kelompok Tani Dewasa Mukti Raharjo Danukusuman, Baciro, Yogyakarta, Bunga Telang diracik menjadi minuman serta makanan. Mulai dari teh, sirup, puding, nasi biru, dan sebagainya.

Wanita berkacamata tersebut menjelaskan bahwa Bunga Telang merupakan perwarna biru alami.

Ia pun menambahkan, tak ada rasa dominan bahkan nyaris tanpa rasa dalam kandungan Bunga Telang. Ini yang membuat dirinya tak repot mengkreasikan Bunga Telang ke dalam berbagai kuliner.

Ratih mengaku, sebenarnya sudah lama memiliki tanaman tersebut di rumahnya.

Namun untuk berani mengolah Bunga Telang menjadi santapan yang enak, baru ia lakukan beberapa bulan belakangan.

"Awalnya nemu tanamannya pun tidak sengaja. Ada di dekat kuburan, tanaman liar begitu. Lalu karena warna bunganya menarik, saya ambil dan ditanam di rumah," kenangnya.

Tanaman tersebut, dirawatnya dengan baik setiap harinya.

Bermodalkan polibek, kini tanaman tersebut telah bercokol di 10 wadah polibek yang disiapkan oleh wanita yang dulunya berprofesi sebagai bidan itu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved