Breaking News:

Kulon Progo

Jaga Warga Efektif Pelihara Ketertiban Sosial

Program Jaga Warga dipandang cukup efektif untuk menjaga ketertiban sosial sekaligus menumbuhkan nilai luhur dalam masyarakat.

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Program Jaga Warga dipandang cukup efektif untuk menjaga ketertiban sosial sekaligus menumbuhkan nilai luhur dalam masyarakat.

Hal itu sangat sesuai di tengah kondisi sosial politik yang kian tak menentu.

Gagasan tersebut mengemuka dalam Sosialisasi Jaga Warga bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tingkat kabupaten/kota dan provinsi di Ruang Sermo, Pemkab Kulon Progo, Senin (18/3/2019).

Sebagai narasumber adalah Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY Sugeng Irianto, Kepala Kantor Kesbangpol Kulon Progo Budi Hartono, dan Tenaga Ahli Jaga Warga, Anyoko.

Baca: Petakan 10 Daerah Rawan Gangguan Kamtibmas, Satpol PP Sleman Bentuk Jaga Warga

Sugeng dalam pertemuan itu mengatakan bahwa Jaga Warga adalah upaya menjaga keamanan, ketenteraman, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan kembali nilai-nilai luhur yang ada di masyarakat oleh sekelompok orang dengan membentuk lembaga jaga warga atau dengan mengoptimalkan pranata sosial.

Program itu diinisiasi Gubernur DIY sultan Hamengku Buwono X atas kegelisahan melihat pergeseran budaya dan gangguan keamanan di Yogyakarta.

Pada 2019 ini, terdapat sosialisasi jaga warga untuk ASN Kota/Provinisi dan sosialisasi jaga warga di tingkat pedukuhan untuk peningkatan kapasisitas jaga warga.

"Melalui sosialisasi ini kami berharap ASN memahami jaga warga, dapat menyampaikan apa itu jaga warga ke masyarakat sekitarnya sekaligus menjadi pengurus jaga warga di daerahnya,” jelas Sugeng.

Baca: Ini Dia Perempuan Tangguh yang Menjaga Wilayah Kraton, Yogyakarta

Ditambahkan, dengan adanya Peraturan Gubernur Nomer 9 tahun 2015 tentang Jaga Warga, diharapkan ada peningkatan aspek keamanan dan kesatuan bangsa.

Juga untuk menjaga ketertiban di desa sehingga wilayah dan kesejahteraan warga masyarakat meningkat.

Kepala Kantor Kesbangpol Kulon Progo, Budi Hartono, mengatakan krisis ideologi dan kebangsaan menjadi tugas bersama termasuk jaga warga untuk menumbuh kembangkan kembali agar menjadi kekuatan besar menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jaga warga bukan hal baru tetapi merupakan nilai-nilai luhur yang sudah ada. Intinya gotong royong karena ada sebuah keprihatinan kelunturan nilai-nilai tersebut di masyarakat,” kata Budi.

Adapun Tenaga Ahli Ahli Jaga Warga, Anyoko menyampaikan keberadaan jaga warga tidak hanya mengurusi siskamling tetapi juga dapat menangani konflik sosial yang ada di wilayahnya.

Ke depannya desa juga harus bisa menganggarkan untuk pembinaan dan pengembangan kapasitas jaga warga. Tugas jaga warga mendorong pranata sosial agar terus bergerak menjalankan fungsinya masing-masing.

"Perlu dipahami Jaga Warga berkedudukan setara dengan pranata sosial yang ada dan masih menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana ketentuan berlaku. Anggota jaga warga adalah seluruh penduduk pedukuhan,"katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved