Lifestyle
Tips Memilih Wewangian yang Tepat
Bagaimanapun, untuk memilih aroma yang khas, kamu perlu mencari wangi yang juga unik.
Base notes biasanya memiliki karakter lebih berat dibanding middle notes atau top notes yang cenderung ringan.
Yang harus kamu tahu tentang notes ini adalah, mereka juga bereaksi tergantung situasi sekitar dan aroma tubuh seseorang.
Misalnya, aroma yang tercium saat hawa dingin agak berbeda dibanding ketika cuaca panas.
Baca: Jangan Sembarangan, Ada Cara Tersendiri Menyimpan Parfum
Selain itu, wewangian yang dipakai seseorang, mungkin akan tercium sedikit berbeda pada orang lain karena tercampur keringat dan aroma tubuh masing-masing.
2. Memahami jenis dan keluarga aroma
Wewangian dibuatt dari berbagai macam bahan yang memiliki aroma tertentu.
Aroma-aroma itu dikelompokkan dalam jenis yang senada.
Masing-masing kelompok akan lebih cocok digunakan pada kesempatan yang berbeda, sekaligus untuk kepribadian masing-masing orang.
Misalnya, untuk cuaca yang dingin, kita lebih cocok memakai aroma yang berat dan hangat, misalnya wangi kayu, rempah, atau oriental.
Sedangkan saat cuaca panas, orang lebih cocok memakai wangi bunga, herbal, jeruk, atau aroma air yang segar. Walau begitu, pilihannya terserah pada masing-masing orang.
Yang perlu diketahui adalah bahwa aroma itu akan mempengaruhi kesan orang terhadap dirimu.
Bayangkan bila saat cuaca panas, aroma yang keluar dari tubuhmu berkesan berat, misalnya bau tembakau, itu akan memberi kesan gerah.
Lain jika kamu mengeluarkan keharuman yang segar.
Nah, berikut adalah jenis-jenis aroma yang dikelompokkan dalam beberapa keluarga:
Oriental: Penamaan ini memang agak rancu, tapi istilah ini yang digunakanuntuk menggambarkan wangi rempah, amber, dupa, damar, vanila, musk, dan lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/semprot-parfum_20171216_221102.jpg)