Magelang

Pria Asal Kulonprogo Ditangkap Polres Magelang, Cabuli Kenalannya di Bendungan

Pria Asal Kulonprogo Ditangkap Polres Magelang, Cabuli Kenalannya di Bendungan

Pria Asal Kulonprogo Ditangkap Polres Magelang, Cabuli Kenalannya di Bendungan
Tribun Jogja/ Rendika Ferri Kurniawan
Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho menginterogasi pelaku pencabulan, Wantara alias Aliando, terhadap EY (18), warga Muntilan, di Mapolres Magelang, Jumat (8/3/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM - Jajaran Kepolisian Resort Magelang membekuk Wantara alias Aliando (23), warga Dusun Beji, Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, DIY.

Dirinya ditangkap karena telah melakukan pencabulan terhadap EY (18), warga Keji, Muntilan, Magelang.

Korban diajak berkaraoke, dicekoki minunam keras, dibawa ke bendungan di mana pelaku melakukan perbuatan cabulnya kepada korban.

Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, mengatakan, awal mula pelaku ini menjemput korban untuk berkaraoke di salah satu tempat karaoke di Kota Magelang, Rabu (27/2/2019) malam.

Sebelumnya, pelaku membeli sebotol minuman keras di sebuah warung kopi di daerah Ponggol Muntilan.

Selesai berkaraoke sekitar pukul 23.00 WIB, keduanya kembali namun berhenti lagi di warung kopi tempat semula membeli miras.

Baca: Ungkapan Kebebasan dan Cinta dalam Karya Lukisan Puluhan Seniman dari Berbagai Negara

Korban meminta pelaku mengantarkannya pulang ke rumah, tetapi pelaku menolak dan malah membawa korban ke Bendungan Irigasi Ancol, di Dusun Selingan, Desa Karangtalun, Kecamatan Ngluwar, Magelang sekitar pukul 01.30 WIB.

"Bukannya diantarkan pulang, pelaku malah membawa korban ke bendungan di daerah Ngluwar. Sebelumnya ia mencekoki korban dengan minuman keras, mungkin dengan niat untuk memperdayai korban," kata Yudi, Jumat (8/3/2019) dalam jumpa pers di Mapolres Magelang.

Di Bendungan tersebut, pelaku meminta korban untuk melakukan hubungan badan, tetapi korban menolak. Pelaku pun memaksa korban dengan cara kekerasan. Korban pun menangis dan berontak. Namun, pelaku sempat meraih bagian intim korban.

"Setelah itu, pelaku menghentikan perbuatannya dan mengantarkan korban pulang ke rumah. Atas kejadian itu, korban pun melaporkan pelaku ke Polsek Ngluwar, Pelaku ditangkap tak lama sesudahnya,' kata Yudi.(tribunjogja)

Penulis: rfk
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved