Yogyakarta

Yogyakarta Diprediksi Hujan Lebat Sepekan Kedepan, BPBD Minta Warga Waspada

Dalam seminggu ke depan, wilayah Yogyakarta diprediksi akan diguyur hujan sedang-lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Yogyakarta Diprediksi Hujan Lebat Sepekan Kedepan, BPBD Minta Warga Waspada
dailyexcelsior.com
ilustrasi hujan lebat 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana mengatakan, melihat prediksi cuaca dalam seminggu ke depan untuk  wilayah Yogyakarta yang akan diguyur hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang.

Maka, warga diminta untuk tetap memperhatikan beberapa hal.

“Dari prediksinya, hujan dalam sehari mencapai 30-50 mm/hari dengan kategori sedang hingga lebat, dengan kecepatan angin mencapai di atas 20 knot ( 36 km/jam). Maka, kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan,” ujarnya pada Tribunjogja.com, Selasa (5/3/2019).

Biwara mengatakan, prakiraan dari BMKG merupakan informasi tentang 'ancaman' terhadap kemungkinan terjadinya risiko.

Baca: On Trend: 6 Gaya Mix and Match Koleksi Terbaru Gaudi Clothing

Hal ini karena hujan lebat, angin kencang, tanah longsor dan banjir.

BPBD se-DIY terus menghimbau kepada masyarakat melaui media dan jaringan komunitas yang ada agar meningkatkan kewaspadaan.

BPBD se-DIY, posko dan pos-pos pemantau juga diminta agar meningkatkan ronda cuaca dengan mengecek dan mengoptimalkan fungsi  peralatan EWS yang ada.

Serta, segera informasikan kepada warga masyarakat di kawasan rawan bencana, bila terjadi cuaca yang bisa berdampak pada keselamatan warga.

Baca: BMKG Memprediksi Yogyakarta Masuki Musim Pancaroba pada Bulan April

Warga juga harus peka terhadap perubahan kondisi di lingkungannya.

Bagi warga masyarakat yang berada di kawasan rawan longsor, agar waspada bila wilayahnya terjadi hujan lebat dalam waktu yang lama.

“Selain itu, cermati perubahan aliran air di lingkungannya, apakah membawa material tanah, ada nggak pepohonan yang mulai miring atau ada pergerakkan tanah. Bila lingkungan membahayakan lebih baik mengamankan diri. Warga di dekat bantaran sungai juga waspada peningkatan debit air sungai,” urainya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved