Sains

Trofi pada Mulanya adalah Simbol Kemenangan Perang

Memenangkan trofi dalam setiap kejuaraan atau kompetisi adalah hal yang paling diinginkan bagi orang-orang yang bersaing.

Editor: Ari Nugroho
AFP via kompas.com
Ilustrasi: Trofi liga Champions 

TRIBUNJOGJA.COM - Menyaksikan kemenangan yang ditandai dengan pemberian piala selalu menarik untuk disaksikan.

Di luar itu, memenangkan trofi dalam setiap kejuaraan atau kompetisi adalah hal yang paling diinginkan bagi orang-orang yang bersaing.

Sejak zaman kuno, trofi memang telah menjadi tanda kemenangan.

Kata trofi sendiri berasal dari bahasa Yunani, "trope" yang berarti untuk mengalahkan.

Di masa Yunani Kuno, trofi sendiri mencerminkan kemenangan dalam perang.

Dulunya trofi dibuat di medan perang, tempat para musuh dikalahkan.

Baca: PSS Sleman Bawa Pulang Trofi Supremasi Klub Terbaik Liga 2 2018

Trofi-trofi tersebut terbuat dari senjata dan panji-panji sitaan yang digantung di pohon atau tiang besar.

Bentuk trofi-trofi ini dibuat mirip sengan sosok prajurit.

Tak hanya berbentuk unik, benda ini juga berisi rincian pertempuran dan didedikasikan untuk para dewa.

Selanjutnya, trofi dari medan perang ini diletakkan di dekat pantai sebagai simbol penaklukan.

Bentuk dan fungsi trofi mulai berubah pada masa Romawi kuno.

Saat itu, orang ingin menjaga piala mereka lebih dekat dari rumah.

Sebagai ganti penghargaan bagi para prajurit yang menang dan para dewa, orang-orang mulai memiliki trofi khusus yang dibuat di Roma.

Bentuk trofi pada masa tersebut mulai mirip dengan yang ada sekarang.

Mereka membentuk trofi dengan bentuk tiang yang dilengkapi lengkungan di atas papan dasar.

Baca: David De Gea: Trofi Piala FA Tak Cukup untuk Manchester United

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved