Breaking News:

Sains

Petunjuk Penting Pengobatan Kanker pada Manusia Ada di DNA Hiu Putih

Penelitian yang dipublikasikan di PNAS juga menemukan bahwa genom hiu berjumlah satu setengah kali genom manusia, sekitar 4,6 miliar pasang basa DNA.

Wikimedia Commons via Kompas.com
Hiu putih raksasa (Carcharodon carcharias) 

TRIBUNJOGJA.COM - Upaya manusia untuk menghadapi penyakit kanker terus menunjukkan hal yang positif.

Sekelompok ahli Internasional baru saja melakukan dekode genom hiu putih dan menemukan petunjuk yang dapat membantu pengobatan kanker manusia.

Tim yang dipimpin oleh para peneliti Nova Southeastern University (NSU) di Fort Lauderdale, Florida, menemukan bahwa DNA hiu telah berevolusi menjadi lebih stabil dan toleran dibanding kerusakan DNA manusia.

"Ketidakstabilan genom adalah masalah yang sangat penting untuk berbagai penyakit serius pada manusia," kata Dr Mahmood Shivji dari NSU yang menjadi pemimpin studi.

"Sekarang kita menemukan bahwa alam telah mengembangkan strategi jitu untuk menjaga stabilitas genom dalam hiu yang memiliki ukuran besar dan berumur panjang," sambung Shivji.

Baca: Populasi Hiu Putih di AS Meningkat. Ini Sebabnya

Dilansir Bio News, Senin (25/2/2019), Shivji dan timnya melihat banyak perubahan positif dan adaptif dalam sekuens gen DNA hiu.

Hal itu diketahui berguna untuk stabilitas genetik, termasuk gen perbaikan DNA.

Mereka memperhatikan banyaknya urutan genetik yang bernama Line, yakni gen pelompat atau elemen transposabel yang bergerak di sekitar genom dan dapat menciptkan mutasi.

Line ini dapat memberi manfaat untuk keragaman genetik dan juga ancaman yang berhubungan dengan kanker.

Dengan Line yang dominan, ukuran tubuh hiu bisa menjadi besar dan memiliki umur panjang, setidaknya bisa sampai berusia 70 tahun.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved