Kulon Progo
Penghuni Rusunawa Tuksono Kulon Progo Butuh Garasi Kendaraan
Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Tuksono di Sentolo dinilai sudah cukup nyaman oleh penghuninya.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Tuksono di Sentolo dinilai sudah cukup nyaman oleh penghuninya.
Namun begitu, fasilitas pendukung keamanan dinilai masih kurang.
Seorang penghuni rusunawa Tuksono, Marjono mengaku dirinya cukup beruntung bisa tinggal di rumah susun tersebut.
Penghasilannya dari bekerja sebagai buruh serabutan jelas tak memungkinkan untuk membeli rumah sendiri.
Lelaki asal Pedukuhan Paten, Tuksono ini pun selama ini hanya bisa mengontrak bersama istri dan dua anaknya.
Baca: Bundling Product, Trik Belanja Hemat di Gaudi Clothing Hartono Mall
Setidaknya, dengan tinggal di rusun, ia bisa mulai menata hidupnya lagi secara mandiri bersama keluarga kecilnya.
Apabila ada cukup rezeki, sebagian bisa ditabungnya.
Penghuni rusunawa itu memang sampai saat ini belum ditarik biaya sewa atas kamar yang dihuni.
Mereka hanya dimintai dana uran sebesar Rp100.000 per bulan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk pembayaran listrik penerangan jalan lingkungan sekitar rusun.
"Hasil kerja buruh tidak seberapa. Meski toiletnya jenis duduk, saya pasti bakal terbiasa dengan itu dan cukup bersyukur bisa dapat kamar di rusu. Hanya memang ada beberapa fasilitas yang perlu ditambah di rusun ini," kata Marjono yang menempati kamar di lantai dua rusunawa tersebut, Selasa (26/2/2019).
Tambahan fasilitas yang dimaksudnya adalah untuk area parkir kendaraan milik penghuni dan keamanan lingkungan.
Saat ini, sepeda motor milik penghuni diparkirkan di areal terbuka belakang gedung lima lantai itu.
Baca: Rusunawa Tuksono Mewah Serupa Apartemen
Areal tersebut sebetulnya berupa jalan lingkungan tanpa pintu gerbang dan belum beratap pelindung.
Kondisi tempat itu menurutnya belum layak disebut parkiran dan cukup bikin was-was pemilik kendaraan jika ada tangan jahil yang mencurinya, seharusnya ada garasi sederhana yang tersedia untuk digunakan bersama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hendak-diresmikan-rusunawa-tuksono-masih-minim-peminat.jpg)