Aktifitas Gunung Merapi

Dalam Sehari, Merapi Tercatat Keluarkan Awan Panas Guguran Sebanyak 7 Kali

Dalam Sehari, Merapi Tercatat Keluarkan Awan Panas Guguran Sebanyak 7 Kali

twitter BPPTKG
Luncuran awan panas Merapi, Senin (18/2/2019) terpantau lewat CCTV BPPTKG Yogyakarta di stadiun Deles, Kemalang, Klaten. 

TRIBUNJOGJA.COM - Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitasnya pada Senin (18/2/2019).

Tercatat terdapat 7 kali awan panas guguran yang terjadi pada pukul 06.05 WIB hingga pukul 14.21 WIB.

Jarak luncuran awan panas bervariasi mulai dari 200 meter hingga 1 kilometer ke arah Kali Gendol.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida dalam keterangan tertulisnya menjelaskan awan panas guguran dan guguran lava berpotensi menimbulkan hujan abu.

Oleh karenanya warga di sekitar Gunung Merapi diharapkan mengantisipasi adanya gangguan akibat abu vulkanik.

"Awan panas guguran dan guguran lava berpotensi menimbulkan hujan abu. Sehingga warga Merapi diharapkan tetap tenang serta selalu mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik," katanya.

Baca: Senin Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Guguran Awan Panas

Sebelumnya, awan panas guguran Merapi juga terjadi pada 29 Januari, 7 Februari, dan 11 Februari 2019. Sedangkan jumlah awanpanas guguran yang terjadi sampai dengan saat ini sejumlah 12 guguran.

Untuk guguran lava yang tercatat pada 18 Februari 2019 mulai pukul 00.00-06.00 WIB sebanyak 3 kali guguran yang mengarah ke Kali Gendol dengan jarak luncur 700-900 m.

Untuk guguran lava yang tercatat periode 06.00-12.00 WIB tercatat sebanyak 9 kali guguran dengan jarak luncur 200-900 m, mengarah ke Kali Gendol.

Selain itu, pada pukul 13.15 WIB juga dilaporkan terjadi penambahan aliran di Kali Gendol. (tribunjogja)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved