Yogyakarta

Pakar dari Skotlandia Dr Peter Carey, Besok Bedah Kisah Babad Diponegoro

Ahli sejarah dan penulis buku Kuasa Ramalan, Dr Peter BR Carey, akan membedah kisah lukisan Babad Diponegoro.

Pakar dari Skotlandia Dr Peter Carey, Besok Bedah Kisah Babad Diponegoro
Dok Saptata Abra
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di sela-sela kesibukannya, Jumat (15/2/2019) sore, mengunjungi Jogja Gallery. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Ahli sejarah dan penulis buku Kuasa Ramalan, Dr Peter BR Carey, akan membedah kisah lukisan Babad Diponegoro.

Pria asal Skotlandia ini akan mengisi seri diskusi publik Pameran Sastra Rupa Gambar Babad Diponegoro di Jogja Gallery, Pekapalan Alun-alun Utara Yogya, Sabtu (16/2/2019).

Diskusi kali ini mengambil tema “Pendidikan Sejarah Kebangsaan Melalui Seni”. Peter Carey akan didampingi ahli sejarah UGM, Dr Sri Margana MA.

Menurut kurator pameran, Dr Mikke Susanto, tema diskusi dipilih untuk membedah pendekatan pembelajaran sejarah melalui seni.

Baca: Peter Carey Ajak Warga Cintai Budayanya Melalui Buku Takdir

Menurutnya, melalui lukisan, film, sastra, komik, pembelajaran sejarah kebangsaan dapat dihadirkan lebih menarik dan mudah diingat.

Peter Carey dan Sri Margana diharapkan mampu menyampaikan penjelasan, media seni agar bisa dipakai sebagai jalan massif mendedahkan sejarah.

Sebagaimana ide pameran Gambar Babad Diponegoro, yang menurut Mikke Susanto sepenuhnya dimaksudkan untuk menyosialisasikan pustaka Babad Diponegoro.

“Lukisan atau gambar dimaknai sebagai media yang mudah dicerna banyak orang,” kata pengajar seni rupa di Institut Seni Indonesia (ISI) ini.

Tujuan lain, lukisan ini dimaksudkan agar public bisa bertemu langsung dengan sang tokoh melalui imajinasi pelukis.

Baca: Cerita Pelukis Babad Diponegoro Alami Peristiwa Aneh di Tempat Diponegoro Ditawan, Didatangi Kijang

“Menggunakan bahasa gambar, ketokohan dapat dimanifestasikan melampaui bahasa tulis,” lanjutnya.

Pameran Sastra Rupa Gambar Babad Diponegoro digekar 1-24 Februari 2019 di Jogja Gallery. Pameran ini menampilkan 51 karya lukisan dari 51 seniman lukis andal.

Gaya dan teknik melukisnya beragam. Ada Galuh Tajimalela dari Jakarta yang spesialis realis cat air, hingga Nasirun yang abstrak.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di sela-sela kesibukannya, Jumat (15/2/2019) mengunjungi Jogja Gallery, melihat dari dekat karya-karya yang dipamerkan.

Sri Mulyani yang ditemani suaminya, diantarkan Dr Mikke Susanto dan Ki Roni Sodewo, Ketua Umum Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro.(Tribunjogja.com/ xna)

Penulis: xna
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved