Soccer Style
Meski Kalah, Pelatih PSS Akui Ada Progres
Saat pertandingan berusia 73 menit, Super Elang Jawa kembali memiliki kesempatan mengejar ketertinggalan.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
Walau begitu, peluang pertama berhasil diciptakan pada menit 23. Akan tetapi, sepakan Haris Tuharea, hasil one-two cemerlang dengan Sidik Saimima, masih menerpa tiang gawang.
Hanya berselang satu menit, petaka bagi PSS datang, saat Bagus Nirwanto melakukan tekel keras terhadap Wahyudi Hamisi di kotak terlarang.
Wasit tanpa ampun menunjuk titik putih. Lerby yang maju sebagai algojo, menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Menjelang turun minum, Borneo FC nyaris menggandakan keunggulan.
Beruntung, Ega Rizky begitu cekatan mengamankan gawangnya dari sontekan keras Javlon Guseynov yang sudah berdiri bebas di area kiper, memanfaatkan tendangan bebas Asri Akbar.
Baca: Eks Pemain PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman Selangkah Lagi Menyeberang ke Persis Solo
Memasuki babak ke dua, Rangga Muslim masuk menggantikan Ricky Kambuaya yang mengantongi satu kartu kuning.
Pada menit 58, Kushedya Hari Yudo mendapat peluang emas mengejar defisit satu gol dari tuan rumah melalui sebuah serangan balik cepat.
Dengan penuh percaya diri, solorun eks penyerang Kalteng Putra tersebut, sukses mengobrak-abrik lini pertahanan Borneo FC yang digalang Jan Lammers.
Sayang, sepakan keras yang dilepaskannya, mampu dihalau dengan gemilang oleh Gianluca Claudio.
Saat pertandingan berusia 73 menit, Super Elang Jawa kembali memiliki kesempatan mengejar ketertinggalan.
Namun, kecemerlangan kiper kembali memupuskan upaya PSS, usai menepis sepakan keras Sidik, yang berupaya menyambar bola liar di kotak penalty.
Seakan ingin mengamankan keunggulan satu golnya, Diego Michiels dan kolega pun memilih bermain lebih bertahan di sisa laga, dengan menerapkan defensive line rendah.
Terang saja, hal tersebut membuat anak-anak Sleman kesulitan menembus final third lawan.
Daya juang tinggi yang ditunjukkan Laskar Sembada sampai menit akhir, masih gagal merubuhkan benteng kokoh tuan rumah.
Praktis, hingga sang pengadil meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, keunggulan satu gol Borneo FC, tetap tidak bergeser. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/borneo-fc-vs-pss-sleman.jpg)