Regional

JPU Tolak Eksepsi Ahmad Dhani, Sidang Dilanjutkan Pekan Depan dengan Agenda Putusan Sela

JPU Tolak Eksepsi Ahmad Dhani, Sidang Dilanjutkan Pekan Depan dengan Agenda Putusan Sela

JPU Tolak Eksepsi Ahmad Dhani, Sidang Dilanjutkan Pekan Depan dengan Agenda Putusan Sela
KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Ahmad Dhani menghadiri sidang Vlog Idiot agenda pembacaan eksepsi di PN Surabaya, Selasa (12/2/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Sidang kasus vlog idiot yang menyeret Ahmad Dhani sebagai terdakwa kembali digelar di PN Surabaya, Kamis (14/2/2019).

Sidang yang dipimpin oleh hakim ketua R Anton Widyopriyono ini agendanya pembacaan tanggapan jaksa penuntut umum atas eksepsi dari kuasa hukum Ahmad Dhani yang sudah dibacakan dalam sidang sebelumnya.

Dalam persidangan tersebut, JPU menyatakan menolak seluruh eksepsi dari kuasa hukum Ahmad Dhani.

JPU menganggap eksepsi dari Ahmad Dhani tidak berdasar. “Kami menyimpulkan bahwa menolak seluruh eksepsi dan meminta kepada majelis hakim untuk melanjutkan persidangan,” kata JPU Rakhmat saat bacakan jawaban eksepsi di Ruang Cakra PN Surabaya, Kamis, (14/2/2019).

Menanggapi jawaban dari JPU tersebut, ketua majelis R. Anton Widyopriyono menunda sidang dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa pekan depan dengan agenda putusan sela.

“Kami akan melanjutkan kembali persidangan pada hari Selasa, dengan agenda putusan sela,” kata Ketua Majelis.

Adapun lima poin yang ditolak tersebut menurut JPU di antaranya, tidak diberinya tanggal dalam dakwaan. Kemudian terkait penerapan pasal 27 ayat (3) sudah sesuai dengan undang-undang.

Baca: Mantan Manajer PSS Sleman Penuhi Panggilan Satgas Antimafia Bola

“Ada beberapa poin yang menjadi keberatan dari kuasa hukum, contoh tidak diberikannya tanggal dalam dakwaan, kami sudah beri tanggal dan diterima oleh panitera PN Surabaya,” ungkap JPU Hary saat dikonfirmasi usai persidangan.

Kemudian, terkait pasal yang diminta dari JPU berdalih bahwa pasal 27 ayat (3) yang ada dalam eksepsi adalah perihal penerapannya.

“Nanti hakim yang akan menilai pada putusan sela,” tandasnya.

Tak hanya itu, dia juga menyinggung terkait aduan ujaran kebencian, Hary menilai bahwa yang melaporkan adalah subjek dari organisasi yang telah berbadan hukum.

“Dalam hal ini kita bicara organisasi tersebut berbadan hukum, dia bukan objek tapi ada subjeknya yaitu orang-orang yang ditunjuk sebagai ketua atau anggota itulah yang melaporkan,” terangnya.

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul JPU Tolak Seluruh Eksepsi Ahmad Dhani Dalam Persidangan Kasus Ujaran Kebencian Di PN Surabaya, http://suryamalang.tribunnews.com/2019/02/14/jpu-tolak-seluruh-eksepsi-ahmad-dhani-dalam-persidangan-kasus-ujaran-kebencian-di-pn-surabaya.

Editor: has
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved