Burung Macaw, Satwa Indah dengan Tingkat Kecerdasan Tinggi

Burung ini mudah dikenali dan sanggup menarik perhatian karena memiliki bulu dengan warna-warni yang cerah.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Burung Paruh Bengkok jenis Macaw bersiap ikut lomba Free Fly di Gumuk Pasir Barchan Parangtritis Bantul, Minggu (03/2/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Salah satu jenis burung yang ikut dalam perlombaan free fly di Gumuk pasir Barchan Parangtritis Bantul pada Minggu (3/2/2019) siang adalah burung jenis Macaw.

Burung ini mudah dikenali dan sanggup menarik perhatian karena memiliki bulu dengan warna-warni yang cerah.

Namun, selain warna bulu yang indah, Macaw yang merupakan kategori burung paruh bengkok (Parbeng) banyak diminati oleh kalangan pecinta burung karena memiliki tingkat kecerdasan tinggi.

"Burung Macaw paruh bengkok ini memiliki kemampuan setara anak umur 5 tahun," kata pecinta burung paruh bengkok, Ricky Wibowo, ketika ditemui dalam lomba Free Fly, di Gumuk Pasir Parangtritis, Minggu (03/2/2019).

Menurut dia sudah ada penelitian yang mengemukakan tentang kecerdasan dari burung Macaw.

Namun ia tidak menyebutkan penelitian itu darimana.

Ia hanya mengatakan intelegensi tinggi yang dimiliki oleh burung berbulu indah itu karena volume otak yang dimiliki lebih besar dibandingkan burung pada umumnya.

Ricky mengatakan burung Macaw sangat peka dan dapat mengenali siapa pemiliknya. Bahkan memiliki tingkat kecemburuan selayaknya manusia.

"Jadi kalau pemiliknya ini sedang marah. Terus tidak sengaja memukul burung Macaw. Besoknya burung ini nggak mau mendekat. Si pemilik ini harus perhatian dulu, baru mau mendekat," terangnya.

"Terus misalkan owner-nya ini punya burung peliharaan lain. Lebih perhatian kepada burung lain. Burung Macaw ini tidak suka. Seperti cemburu," imbuh dia.

Macaw memiliki habitat di hutan hujan Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Burung ini termasuk jenis burung yang mudah diajari melakukan aktivitas tertentu.

Tak ayal burung dengan bulu cerah ini kerap kali dijadikan sebagai hewan pertunjukan di sebuah kebun binatang ataupun sirkus.

Salah satu poin utama dalam perlombaan free fly yang digelar di Gumuk pasir Parangtritis Bantul menurut Ricky adalah dengan menerbangkan secara bebas burung tersebut.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved