Angka Kemiskinan Cukup Tinggi, Camat Depok Sleman Siapkan Program dan Pendampingan Efektif

Camat Depok, Abu Bakar menuturkan ada beberapa indikasi penyebab kemiskinan di wilayahnya.

Angka Kemiskinan Cukup Tinggi, Camat Depok Sleman Siapkan Program dan Pendampingan Efektif
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan
Camat Depok, Sleman DIY, Abu Bakar saat ditemui TribunJogja.com di sela acara Musrenbang di Komplek Kantor Kecamatan Depok, Rabu (30/1/2019) lalu. 

TRIBUNJOGJACOM, SLEMAN - Kecamatan Depok, Sleman, DIY, bisa dibilang sebagai kawasan sub-urban.

Hal tersebut menjadikan jajaran pemerintah Kecamatan Depok bekerja ekstra keras untuk menata dan mengurangi angka kemiskinan.

Salah satu perhatiannya adalah masih adanya angka kemiskinan sebesar 11 persen.

Jumlah ini bahkan lebih tinggi dibandingkan angka kemiskinan Kabupaten Sleman yang hanya sebesar 8,9 persen.

Camat Depok, Abu Bakar menuturkan ada beberapa indikasi penyebab kemiskinan di wilayahnya.

Salah satunya adalah faktor usia produktif warga.

Alhasil untuk mendorong keluar dari angka kemiskinan perlu program yang komplek. Begitupula pendekatan dan pendampingan secara intensif.

"Jika dibandingkan tahun 2016 sudah jauh menurun dari 14,2 persen menjadi 11 persen. Dengan perhitungan saat ini sebanyak 4572 jiwa tergolong dalam kategori miskin atau rentan miskin," jelasnya saat ditemui TribunJogja.com di Kantor Kecamatan Depok belum lama ini.

Oleh sebab itu dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Kecamatan Depok pihaknya melibatkan perwakilan desa dan juga instansi Kabupaten dengan tujuan agar program-program dapat berjalan dengan lebih efektif dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Depok, Isti Fajaroh berharap antar SKPD maupun elemen masyarakat di tingkat bawah ada upaya dan sinergritas.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved