Rincian Anggaran Rumah Subsidi / Non Subsidi 2019 dan Diskusi Soal Informasi Lokasi Perumahan

Pertanyaan seputar ada tidaknya informasi lokasi perumahan yang dibangun pemerintah itu menjadi salah satu bagian diskusi di Media Center

Tayang:
Editor: Yoseph Hary W
Kementerian PUPR via kompas.com
Ilustrasi perumahan 

Dana sebesar itu digunakan untuk membiayai Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 68.858 unit dengan anggaran Rp 5,2 triliun, dan Subsidi Selisih Bunga (SSB) sebanyak 100.000 unit Rp 3,45 triliun.

Baca: Januari Naik Rp3 Juta, Februari Harga Xpander akan Naik Lagi

Kemudian Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebanyak 237.000 unit dengan anggaran Rp 9,48 miliar,

dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebanyak 14.000 unit sebesar Rp 448 miliar.

“Itu target anggaran APBN, baik yang pembangunan rumah formal maupun informal, melalui subsidi,” ujar Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid saat dihubungi Kompas.com, Jumat (11/1/2019).

Kontribusi pengembang

Selain itu, Kementerian PUPR juga mengharapkan target yang akan dicapai pada 2019 bisa lebih dari tahun 2018 melalui konstribusi para pengembang untuk menyediakan perumahan yang lebih banyak dari 500.000 unit.

“Pembangunan yang dilakukan oleh swasta dan swadaya masyarakat serta lainnya kan tetap ada, target Program Sejuta Rumah 2019 lebih besar dari tahun 2018, sekitar 1,25 juta,” ucap Khalawi.

(*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved