7 Tanda Mata Belekan yang Perlu Diwaspadai, Jangan Disepelekan

Penyakit tersebut terjadi ketika konsistensi, tekstur, jumlah, atau warna dari mata berubah dari biasanya.

Penulis: Hanin Fitria | Editor: Muhammad Fatoni
ist
Ilustrasi mata lelah 

Jika Anda memiliki kondisi ini, Anda mungkin mengeluhkan rasa sakit di seluruh wajah, kemerahan dan pembengkakan di sekitar area tulang hidung atas dengan pojok mata dalam.

Anda juga mungkin memiliki lendir yang keluar dari puncta, lubang drainase kecil di kelopak mata.

Kondisi ini dapat menjadi serius jika tidak ditangani dengan antibiotik.

4. Belek tebal kering berpasir

Belek yang berkerak menumpuk tebal di kelopak dan bulu mata mungkin disebabkan oleh blepharitis.

Blepharitis kadang disebabkan oleh bakteri yang ditemukan di kulit Anda.

Bakteri dapat tumbuh dan menginfeksi kelopak dan bulu mata, menyebabkan kemerahan dan peradangan.

Kelopak mata juga dapat menebal dan membentuk sisik kulit mati seperti ketombe.

5. Lendir berbusa berwarna kuning kehijauan

Disfungsi kejelnjar meibom (MGD) dapat menyebabkan terbentuknya belek di mata yang berlendir bertekstur seperti nanah berwarna kuning kehijauan yang berbusa, serta diikuti oleh beberapa gejala menyakitkan lainnya.

6. Cair

Air mata yang bercampur dengan sedikit lendir, tetapi juga bisa berwarna kuning pucat, dapat disebabkan oleh konjungtivitis viral.

Konjungtivitis virus sering dikaitkan dengan virus penyebab penyakit pernapasan bagian atas.

Virus ini menyebabkan pembengkakan kelompak mata, penglihatan kabur, mata kemerahan, dan sensasi “kelilipan” terus-menerus.

Peradangan dan iritasi yang disebabkan virus akan menyebabkan mata Anda terus berair. Kondisi ini sangat menular.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved