Aktifitas Gunung Merapi

Update Gunung Merapi, Hari Ini Keluarkan 10 Kali Guguran Lava Pijar

BPPTKG Yogyakarta mencatat Gunung Merapi mengeluarkan setidaknya sepuluh kali guguran lava pijar pada Senin (21/1/2019).

Update Gunung Merapi, Hari Ini Keluarkan 10 Kali Guguran Lava Pijar
Twitter BPPTKG
Visual Gunung Merapi via Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang pada Senin (21/1/2019) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat Gunung Merapi mengeluarkan setidaknya sepuluh kali guguran lava pijar yang meluncur dari puncak pada Senin (21/1/2019) pagi.

Melalui akun twitter resminya, BPPTKG menerangkan berdasarkan data seismik sejak pukul 00.00-06.00 WIB, tercatat sebanyak sepuluh kali guguran lava dengan durasi 12-48 detik.

Jarak luncur maupun arah guguran tidak dapat teramati lantaran cuaca di Gunung Merapi berkabut.

Sementara berdasarkan pengamatan BPPTKG dari Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang pada Senin pagi, dilaporkan angin di gunung tersebut bertiup tenang dengan suhu udara mencapai 20,8 derajat Celcius dengan kelembaban udara 88 persen RH dan tekanan udara hingga 916,0 hpa.

Baca: LIVE STREAMING : Sedang Berlangsung, Fenomena Supermoon di Langit Moskow Sekarang

Baca: Percantik Lereng Gunung Tidar, Pemerintah Kota Magelang Terus Perbarui Tampilan Taman Sisi Timur

Sedangkan pada Minggu (20/1/2019) lalu, BPPTKG mencatat selama mengamati gunung api tersebut dari pukul 18.00 hingga 24.00 WIB, terdapat 6 kali gempa guguran yang berlangsung selama 13 sampai 23 detik.

Per 16 Januari 2019, volume kubah lava di gunung teraktif di Indonesia itu tercatat 453.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 2.300 meter kubik per hari atau lebih rendah dari pekan sebelumnya.

Baca: Pastikan Kompetensi dan Kesiagaan, BPBD Kota Yogyakarta Bakal Evaluasi Kampung Tangguh Bencana

Mengacu pada data aktivitas vulkanik Merapi, hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

BPPTKG sendiri mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. (tribunjogja)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved