Liga Indonesia

Ini Alasan Kushedya Hari Yudo Pilih Bergabung ke PSS Sleman

Nama Kushedya Hari Yudo jelas sudah tak asing lagi bagi publik Yogyakarta, atau suporter PSS Sleman pada khususnya.

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
IST
Kushedya Hari Yudo 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Nama Kushedya Hari Yudo jelas sudah tak asing lagi bagi publik Yogyakarta, atau suporter PSS Sleman pada khususnya.

Bagaimana tidak, musim lalu, mantan pemain Kalteng Putra itu, selalu menjadi momok tersendiri bagi lini belakang Super Elang Jawa.

Benar saja, di Liga 2 2018 silam, PSS empat kali berjumpa Kalteng Putra, baik di babak penyisihan, maupun semifinal.

Dari empat laga itu, PSS lebih dominan dengan catatan dua kemenangan dan masing-masing satu kali kalah dan imbang.

Namun, PSS kini tidak perlu lagi mengkhawatirkan eksplosivitas Yudo, saat berjumpa Laskar Isen Mulang di Liga 1 2019 mendatang.

Pasalnya, tim besutan Seto Nurdiantoro tersebut berhasil mengamankan tanda tangan talenta kelahiran 25 tahun silam ini.

Baca: PSS Sleman Resmi Pertahankan Dave Mustaine, Empat Nama Lainnya Santer Dikabarkan Segera Bergabung

Ya, Yudo resmi berseragam PSS, per Senin (14/1/2019) kemarin, setelah meneken kontrak dengan durasi satu tahun.

Apresiasi patut dilayangkan pada jajaran manajemen, yang bergerak cepat, demi mendapat servis salah satu pemain paling moncer di Liga 2 musim lalu.

Yudo sendiri memegang peran krusial bagi Kalteng Putra di kompetisi silam.

Torehan 14 golnya berhasil membantu tim yang bermarkas di Palangkaraya itu menggenggam tiket promosi ke Liga 1.

Jadi, cukup mengherankan saat kontraknya tak lagi diperpanjang.

"Mereka (PSS) tahu, kontrak saya tidak diperpanjang lagi sama Kalteng Putra. Sebelumnya, ya tidak ada pembicaraan apa-apa, baru tiga hari lalu saya dikontak," katanya.

Baca: Latihan Perdana PSS Sleman Hadapi Celebration Game Hanya Diikuti Sembilan Pemain

Tidak butuh waktu lama, mantan pemain Persegres Gresik United tersebut akhirnya menerima proposal yang disodorkan PSS.

Alasannya, ia ingin bermain di Jawa, sehingga bisa senantiasa dekat dengan tanah kelahiran dan keluarganya, di Malang, Jawa Timur.

"Tak terlalu lama saya berpikir, akhirnya siang kemarin deal dengan PSS. Terus terang, saya pengen dekat dengan rumah, di Malang," ucapnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved