Kulon Progo
Tahun Ini AP I Kucurkan Investasi Rp 3 Triliun
Nilai investasi sebesar Rp3,05 triliun akan dikucurkan kembali oleh PT Angkasa Pura I di Kulon Progo.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Nilai investasi sebesar Rp3,05 triliun akan dikucurkan kembali oleh PT Angkasa Pura I di Kulon Progo.
Hal itu menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang berada di wilayah Kecamatan Temon.
Adapun total nilai pembangunan fisik NYIA mencapai Rp 6,1 triliun secara tahun jamak mulai 2018 hingga 2020.
Selama 2018, AP I sudah mengucurkan anggaran Rp4 triliun untuk pembebasan lahan dan Rp1,4 triliun untuk pekerjaan fisik yang ditangani rekanannya, PT Pembangunan Perumahan (PP)-KSO.
"Kami berharap PT PP-KSO mampu menyelesaikan bandara ini di akhir 2019 sehingga seluruh nilai anggaran itu bisa terserap seluruhnya di tahun ini pula,"jelas Project Manager Pembangunan NYIA PT AP I, Taochid Purnama Hadi, Rabu (9/1/2019).
Baca: Skenario Akses Transportasi dari Yogya ke Bandara NYIA Kulonprogo, Ada Kereta Api dan Bus Damri
Dengan konsep anggaran tahun jamak, dana yang dimiliki bisa dicairkan terus menerus tanpa terputus asalkan porsi pekerjaannya dituntaskan di tiap tahapan.
Kontraknya dilakukan pada awal 2018 dan akan dibayarkan ketika PT PP-KSO sebagai kontraktor pembangunan NYIA telah menuntaskan seluruh pekerjaannya.
Pekerjaan fisik bandara NYIA yang dimulai pada Oktober 2018 tersebut saat sudah menunjukkan progres sekitar 25 persen.
Tingkat pengerjaan pada sisi udara (airside) sekitar lima persen dari total nilai kontrak sedangkan sisi darat (landside) sekitar tujuh persen.
Ditargetkan pada saat minimum operation di April 2019 nanti sisi udara sudah mencapai 23 persen sedangkan infrastruktur dan gedung pendukung pada kisaran 77,7 persen.
"Tiga bulan ke depan menjadi taantangan kami karena progres pembangnan harus mencapai 25 persen lagi. Kami akan kejar terus,"kata Taochid.
Baca: Di Masa Mendatang Bandara NYIA dengan Adi Sumarmo Tersambung Akses Kereta Api
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulon Progo, Agung Kurniawan menyebut realisasi investasi selama 2018 mencapai Rp5,6 triliun.
Terdiri dari investasi khusus pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) sebesar Rp 4,4 triliun serta investasi di luar bandara berupa Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp1,2 triliun.
Diakuinya, proyek pembangunan bandara internasional tersebut menyedot perhatian investor yang kemudian dengan sigap menanamkan modalnya.
Nilai investasi di Kulonprogo dari sisi penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA) pun melonjak.
Ia meyakini angka investasi tersebut akan semakin menggeliat di 2019, terutama sektor perhotelan.," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)