Kulon Progo

Pemkab Kulon Progo Minta Seluruh Pegawainya Sukseskan NYIA

Hasto menyebut, dari 2.500 pekerja di proyek NYIA saat ini, sekitar 1.500 orang di antaranya merupakan warga Kulon Progo.

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Segenap aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo diminta turut menyukseskan sejumlah proyek besar yang tengah dihelat di wilayah tersebut.

Di antaranya proyek pembangunan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kulon Progo, Astungkara saat memimpin apel pagi, Senin (7/1/2019).

Menurutnya, NYIA akan mulai beroperasi pada April 2019 atau tinggal beberapa bulan ke depan meski belum diketahui pasti tanggal peresmiannya, sebelum atau sesudah Pemilu.

Ia meminta seluruh pegawai dan segenap masyarakat Kulon Progo bersiap menyambut keberadaan bandara besar tersebut.

"Ini merupakan tugas berat untuk kita semua Peresmiannya bisa sebelum atau sesudah Pemilu. Namun yang jelas, kita harus bersiap," kata Astungkara.

Baca: Sri Sultan HB X akan Tinjau Lokasi Pembangunan Bandara NYIA

Seiring itu pula, para pegawai Pemkab Kulon Progo sebagai ASN harus tetap menjunjung tinggi netralitasnya dalam Pemilu.

Pilihan personal boleh berbeda namun segenap pegawai dimintanya untuk tetap netral.

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo mengungkapkan, Pemkab saat ini berfokus mengondisikan segala sesuatu terkait peresmian NYIA karena waktu tersisa hanya sekitar tiga bulan saja.

Persiapan yang dimaksudnya adalah dalam pengondisian dan penyiapan lingkungan sekitar bandara hingga urusan ketenagakerjaan agar masyarakat Kulon Progo tidak sekadar jadi penonton.

Hal ini karena Kulon Progo sedang menyambut era barunya sehingga pendampingan terhadap warga perlu dilakukan untuk menyikapi perubahan.

"Kami harus menyiapkan mentalitas dan produktivitas warga supaya tidak jadi penonton setelah NYIA beroperasi. Fokus kami adalah masyarakat yang lebih produktis disertai pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran," kata dia.

Baca: Sultan Tawarkan Gedung Bekas Kantor Pajak untuk Kantor Imigrasi Dekat NYIA

Hasto menyebut, dari 2.500 pekerja di proyek NYIA saat ini, sekitar 1.500 orang di antaranya merupakan warga Kulon Progo.

Keberadaan bandara juga akan menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk UMKM Kulon Progo.

Hal ini akan berdampak pada pengurangan pengangguran yang pada akhirnya mengurangi kemiskinan.

Ketua DPRD Kulon Progo, Akhid Nuryati meminta Pemkab Kulon Progo pada 2019 ini fokus pada pengurangan kemiskinan, kemudahaan berinvestasi dan percepatan pengembangan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat Kulon Progo ke depan.

Tanpa ketiga hal itu, Kulon Progo tetap akan jadi daerah tertinggal.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved