Kesehatan

6 Bahaya Begadang bagi Kesehatan

Jangan sekali-sekali menjadikan begadang sebagai gaya hidup kalau kamu nggak mau berisiko terkena serangan jantung dan stroke.

Editor: Gaya Lufityanti
businessinsider.com.au
ilustrasi 

Selain itu, orang yang sering terjaga hingga larut malam biasanya suka mengonsumsi makanan yang kaya lemak.

Jadi jangan heran kalau timbanganmu meningkat drastis!

Baca: 5 Tips Berkendara Tanpa Bikin Boros Bensin

Pelupa

Sering begadang nggak hanya bisa membuat kita kegemukan, tapi juga bisa merusak sel-sel otak.

Seorang ahli dari Fakultas Kedokteran Universitas Maryland Amerika Serikat, dr. Avelino Vercelenes mengatakan, ketika tidur otak merekam berbagai kejadian yang kita pelajari dan alami dalam keseharian ke dalam ingatan jangka pendek.

Sehingga orang yang kurang tidur akan kekurangan daya untuk mengunci apa yang telah dipelajarinya.

Selain itu, kinerja otak kita secara otomatis akan berkurang dan membuat otak sulit untuk berpikir kreatif  dan memahami suatu masalah.

Baca: 8 Penyebab Kesemutan

Gangguan Mental

Penelitian menemukan adanya potensi besar kemunculan beberapa penyakit mental seperti ADHD, depresi, gangguan kecemasan hingga gangguan bipolar akibat kurang tidur alias begadang.

Sebuah studi yang dilakukan di Michigan, Amerika Serikat, mengamati seribu orang berusia 21 hingga 30 tahun.

Hasilnya, mereka yang mengidap insomnia pada wawancara pertama, memiliki risiko empat kali lebih besar menderita depresi ketika diwawancara kembali tiga tahun setelahnya.

Mimpi Buruk

Mimpi buruk sebenarnya normal-normal saja bagi setiap orang.

Namun, mimpi buruk yang berlangsung secara terus menerus hingga menganggu pola tidur dapat membuat kita terbangun di tengah malam.

Penyebab utama mimpi buruk berasal dari faktor psikologis seperti stres atau anxiety.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved