Yogyakarta
Patung Bedjokarto di Malioboro Mendapat Tanggapan Positif dari Wisatawan
Jika umumnya prajurit menggenggam tombak, maka berbeda dengan prajurit yang diberi nama Bedjokarto itu.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemandangan berbeda nampak di beberapa titik di Jalan Malioboro.
Ada sekitar tujuh patuh bertubuh tambun menggenakan seragam prajurit Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Jika umumnya prajurit menggenggam tombak, maka berbeda dengan prajurit yang diberi nama Bedjokarto itu.
Dari tujuh patung, tiga diantaranya menggenggam tombak, satu menggenggam kantong kresek berwarna hijau, dua membawa kotak kayu, dan satu membawa knalpot.
Baca: Eks Gedung Dispar DIY di Jalan Malioboro Akan Dijadikan Galeri
Patung karya seniman Yogyakarta itu mendapat sambutan baik di mata wisatawan.
Misalnya saja Aldi Mahendra (29).
Menurutnya Bedjokarto adalah prajurit atau pahlawan tidak melulu tentang berperang di medan perang.
Zaman sekarang, banyak hal yang perlu diperangi bersama, misalnya saja sampah.
"Kalau saya sih suka dengan konsepnya. Prajurit atau pahlawan kan tidak melulu soal perang. Nah Bedjokarto ini justru prajurit zaman sekarang, dengan bawa kresek sampah berarti kan mau memerangi sampah," kata wisatawan asal Surabaya itu.
"Bentuknya yang lucu justru lebih menarik. Selain jadi menambah daya tarik wisata juga sebagai pengajak. Kalau bentuknya lucu kan orang jadi lebih mudah mengingat,"sambungnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Rosari (28).
Menurutnya beberapa patung Bedjokarto justru lebih lucu dan sangat menarik.
Baca: Ribuan Warga Rayakan Malam Pergantian Tahun Baru di Malioboro
"Kalau saya sih seneng, soalnya bentuknya lucu. Malah menarik sih kalau menurut saya. Apalagi ditempatkan di Malioboro, yang jadi pusat wisata. Dengan pakaiannya yang khas Yogya banget," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala UPT Malioboro Ekwanto mengatakan bahwa patung tersebut sempat viral di media sosial karena menggenggam kantong kresek.