Dhaup Ageng Puro Pakualaman - Sosok BPH Kusumo Bimantoro di Mata Sang Ibunda
Suryo tetap diajarkan untuk tetap ramah, sopan dan berbaur dengan para kerabat
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Melepas masa lajang di usia 26 tahun, membuat Suryo, pria yang bergelar BPH Kusumo Bimantoro, putra pertama Sri Paduka Paku Alam X ini mantap menapaki fase baru dalam kehidupan dengan mempersunting seorang dokter cantik Maya Lakshita Noorya, pada Sabtu (5/1/2019).
Prosesi ijab pernikahan Dhaup Ageng Puro Pakualaman ini dilaksanakan pada Sabtu (5/1/2019) pagi pukul 07.30 WIB.
Dilahirkan dan besar di lingkungan Pura Pakualaman Yogyakarta, putra pertama dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X dan GKBRAyA Paku Alam ini diketahui merupakan seorang pribadi yang pendiam dan tertutup.
Meski begitu, Suryo tetap diajarkan untuk tetap ramah, sopan dan berbaur dengan para kerabat.
“Mas Suryo itu sosok yang pendiam waktu kecil tapi ceria suka senyum dan manut (nurut) sama orangtuanya. Saya mengajarkan kepada anak-anak saya bahwa kita harus sama dengan masyarakat yang ada di Puro ini,” ungkap GKBRAyA Paku Alam, Ibunda Suryo dalam keterangan tertulisnya.
Tumbuh di lingkungan Pura Pakualaman, semasa kecil Suryo bersekolah di TK dan SD Puro.
Ia pun tergolong unggul dalam bidang akedemik.
Menurut sang Ibunda, Suryo sangat menyukai pelajaran berhitung, seperti Matematila dan Fisika.
Berkat kemampuannya tersebut, beberapa kali ia menjuarai olimpiade fisika saat duduk di bangku SMPN 5 Yogyakarta.
Baca: Dhaup Ageng Puro Pakualaman : BPH Kusumo Bimantoro dan dr Maya Lakshita Noorya Sah Jadi Suami Istri
Baca: Presiden Jokowi dan Ibu Negara Hadiri Resepsi Dhaup Ageng Puro Pakualaman Yogyakarta
Saat di bangku SMP, ia mengambil program akselerasi selama 2 tahun.
Selepas lulus dari SMP, Suryo melanjutkan sekolahnya ke SMAN 5 Yogyakarta.
Di sinilah Suryo bertemu dan menjalin kasih dengan Maya Lakshita Noorya atau Shita sapaan akrabnya.
Jalinan asmara tersebut makin membuat ia semakin giat belajar.
Hingga pada akhirnya mereka berdua melanjutkan studi kuliah di UGM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/proses-panggih-dhaup-ageng-pakualaman.jpg)