Sleman

Selama 2018, Jumlah Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan di Sleman Mencapai 380 Kasus

Selama 2018, Jumlah Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan di Sleman Mencapai 380 Kasus

Selama 2018, Jumlah Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan di Sleman Mencapai 380 Kasus
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Peneliti Law, Gender dan Society Research Center UGM Laras Susanti (tengah) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (11/12/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Kasus kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Sleman disebut menurun.

Hal tersebut terungkap saat Sarasehan Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Selasa (11/12/2018).

"Per November 2018 terdata 380 kasus yang masuk ke DP3AP2KB Sleman," kata Laras Susanti, peneliti dari UGM di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.

Meskipun jumlah kasus menurun, Peneliti Law, Gender dan Society Research Center UGM ini justru menyebut tindakan kekerasan dalam sejumlah kasus semakin memprihatinkan.

Baca: Wabup Sleman Buka Sarasehan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

Ia juga menyatakan 90 persen kasus tersebut pelakunya adalah laki-laki. Jenis kekerasan yang dilakukan pun jenis fisik dan/atau seksual.

Menurutnya, kekerasan terhadap perempuan masih terus terjadi lantaran pola pikir yang belum berubah. Ia juga menyebut bahwa kaum Adam belum memahami bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan.

"Laki-laki setidaknya mengetahui jenis-jenis kekerasan seperti apa. Itu langkah pertama yang harus dilakukan," jelas Laras.

Baca: Korteks pada Otak Anak Menipis Jika Sering Gunakan Gadget Berlebihan

Ia juga menyebut bahwa laki-laki melakukan refleksi sikap. Apakah tindakannya cenderung mengarah kepada kekerasan terhadap perempuan.

Laras optimis paradigma relasi kuasa tersebut bisa berubah. Caranya adalah dengan membangun kesadaran masyarakat, termasuk ke laki-laki.

"Saatnya laki-laki juga berperan dalam menghapus kekerasan terhadap perempuan," tegas Laras.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved