Sleman

Selidiki Kasus Kecelakaan Maut di Seyegan, Polres Sleman Tunggu Kondisi Sopir Pick Up Stabil

Ungkap Kasus Kecelakaan Maut di Seyegan, Polres Sleman Tunggu Kondisi Sopir Pick Up Stabil

Selidiki Kasus Kecelakaan Maut di Seyegan, Polres Sleman Tunggu Kondisi Sopir Pick Up Stabil
IST
Pick up dan motor Scoopy yang terlibat kecelakaan di Seyegan saat ini berada di Polres Sleman. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Polres Sleman masih bekerja keras untuk menelusuri motif terjadinya kecelakaan antara motor matic dan mobil pick-up di depan Seyegan, Jumat (07/12/2018) dini hari silam.

Kanit Laka Lantas Polres Sleman, Iptu Rahandy Gusti Pradana menyatakan pihaknya saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti pendukung.

"Kami juga belum bisa memastikan apakah kejadian tersebut terbukti sebagai aksi klitih," jelas Rahandy via telepon, Jumat (07/12/2018).

Dugaan klitih muncul dari kesaksian sekilas supir pick-up, Nur Irawan. Kepada polisi, ia mengaku mobilnya dipukul oleh salah satu penumpang motor tersebut.

Pengendara dan penumpang motor sendiri masih usia belasan tahun. Nur menyebut mobilnya dipukul dengan stik besi, sehingga kemudian terjadi kejar-kejaran antara keduanya.

Baca: Penumpang Pick Up yang Terlibat Kecelakaan di Seyegan Masih Dirawat di ICU

Berdasarkan keterangan saksi, Rahandy menyatakan pick-up hilang kendali hingga menabrak motor. Akibatnya, dua pengendara motor tewas seketika. Sedangkan Nur beserta istrinya mengalami luka di kepala.

Rahandy juga menyebut keterangan saksi belum kuat, sebab mereka mendatangi lokasi usai kejadian.

"Saksi yang memberikan keterangan apakah dua pengendara motor terkait klitih juga belum ada," ujar Rahandy.

Sejauh ini, Polres Sleman telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta membuat laporan peristiwa tersebut.

Namun, Nur Irawan belum bisa dimintai keterangan oleh polisi mengingat kondisinya masih belum stabil. Saat ini ia dan istrinya diketahui menjalani perawatan di RS Panti Rapih.

"Beliau juga sempat pingsan usai kejadian. Karena itu kita menunggu kondisinya stabil dulu sebelum dimintai keterangan," kata Rahandy.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved