Uang Kertas Rupiah Pecahan Ini Tak Berlaku Mulai 31 Desember 2018
Uang Kertas Rupiah Pecahan Ini Tak Berlaku Mulai 31 Desember 2018 pecahan Rp 10.000 tahun emisi 1998, Rp 20.000
Dengan teknik ini dapat dihasilkan unsur pengamanan rectoverso, yakni dua gambar yang berbeda di dua sisi berlawanan tetapi apabila diterawang membentuk suatu kesatuan gambar yang utuh. Proses pencetakan dua pecahan ini juga menggunakan teknik cetak intaglio yang akan memberikan hasil cetak timbul pada permukaan kertas uang.
Uang Kertas Pecahan Rp. 20.000 Emisi 2004
Uang kertas pecahan Rp. 20.000 memiliki dominasi warna hijau dengan gambar utama tokoh pahlawan nasional Oto Iskandar Muda sedangkan pada bagian belakang bergambar pemetik teh di perkebunan. Uang kertas ini memiliki beberapa fitur pengaman, yaitu : Gambar berupa logo BI yang dapat berubah warna apabila dilihat dari sudut tertentu, latent image tulisan BI dan benang pengaman yang berbentuk seperti anyaman yang akan memendar di bawah sinar ultraviolet.
Uang Kertas Pecahan Rp. 50.000 Emisi 2005
Uang kertas pecahan Rp. 50.000 memiliki dominasi warna biru dengan gambar utama bagian muka adalah tokoh pahlawan Indonesia yang berasal dari Bali I Gusti Ngurah Rai. Pada bagian belakang uang terdapat gambar salah satu destinasi wisata di Pulau Bali yaitu Danau Beratan dengan Pura Ulundanu. Pada uang kertas ini terdapat tanda air/watermark bergambar sama dengan bagian muka dan blind code yang diperuntukkan bagi orang berkebutuhan khusus.
Uang Kertas Pecahan Rp. 100.000 2004
Uang pecahan Rp. 100.000 memiliki desain gambar utama tokoh proklamasi Indonesia Ir. Soekarno dan H. Mohammad Hatta di bagian muka dan Gedung DPR/MPR RI di bagian belakang dengan dominasi warna merah.
Baca: Isu Pengaturan Skor PSS Sleman vs Madura FC, Anggota Exco PSSI Bantah Terlibat
Dalam pencetakan pecahan ini menggunakan teknik cetak intaglio dimana hasil cetakannya akan memunculkan elemen halus sampai tebal yang memberikan kesan kasar apabila diraba. Pecahan ini memiliki unsur pengamanan yang paling tinggi dibanding pecahan lainnya. (*)
Yuk Subscribe Channel Youtube Tribun Jogja TV
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/uang-kertas-1998-dan-uang-kertas-1999.jpg)