Sains
Ini yang Membuat Orang Lebih Diincar Nyamuk
Meski begitu, salah satu penyebab utama mengapa seseorang lebih rentan digigit nyamuk adalah 85% karena faktor genetik.
TRIBUNJOGJA.COM - Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa nyamuk seolah mengincar orang tertentu saja?
Kenyataannya, memang ada orang yang lebih menarik untuk dijadikan makanan bagi nyamuk.
Ini terutama berhubungan dengan komponen darah dan aroma yang dikeluarkan tubuh seseorang.
Baca: Korban Pelecehan Seksual Kepsek Dihukum, #SaveIbuNuril Galang Dana untuk Bayar Denda Rp500 Juta
Meski begitu, salah satu penyebab utama mengapa seseorang lebih rentan digigit nyamuk adalah 85% karena faktor genetik.
Faktor lain termasuk aktivitas fisik, keringat, kebersihan diri, bahkan kehamilan, yang semuanya dapat mempengaruhi seberapa rentan kamu digigit nyamuk.
Baca: Cara Usir Nyamuk dengan 4 Bahan Alami di Dapur Ini
1. Ukuran tubuh lebih besar
Salah satu hal yang membuat rentan digigit nyamuk adalah seberapa banyak karbondioksida yang kita hasilkan dari proses bernapas.
Karbon dioksida merupakan salah satu komponen yang menarik nyamuk untuk datang.
Ini juga menjelaskan mengapa nyamuk lebih suka menggigit orang dewasa atau orang yang berukuran lebih besar (baik berat maupun tinggi badannya) karena secara otomatis, orang lebih besar akan menghasilkan karbon dioksida lebih banyak.
Nyamuk dapat mencium karbon dioksida yang kita hasilkan dari jarak 50 meter jauhnya melalui organ khusus yang disebut maxillary palp.
Baca: Populasi Nyamuk di Finlandia Lenyap Akibat Gelombang Panas Eropa
2. Sedang hamil
Salah satu penyebabnya masih berhubungan dengan kadar karbon dioksida yang dihasilkan.
Ibu hamil mengeluarkan karbon dioksida lebih banyak daripada orang normal pada umumnya.
Selain itu, suhu tubuh ibu hamil biasanya sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang biasa.
Hal ini mengundang nyamuk untuk menghampiri ibu hamil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gigitan-nyamuk_20180217_183504.jpg)