Kriminal

UGM Bawa Kasus Pemerkosaan Mahasiswa ke Jalur Hukum

Kabid Humas dan Protokol UGM Iva Ariani tanggapi pemberitaan adanya laporan tindak pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswanya.

UGM Bawa Kasus Pemerkosaan Mahasiswa ke Jalur Hukum
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Kabid Humas dan Protokol UGM Iva Ariani tanggapi pemberitaan adanya laporan tindak pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswanya.

Melalui pernyataan tertulis, Iva menyatakan UGM akan membawa kasus ini ke ranah hukum.

"Tim investigasi juga telah memberikan rekomendasi ke pimpinan universitas," jelas Iva pada Selasa (06/11/2018) malam.

Rekomendasi yang dimaksud Iva adalah evaluasi nilai KKN, pemberian hukuman serta pemberian konseling psikologi.

Baca: Ini Titik Genangan di Kota Yogyakarta dan Penyakit yang Datang Saat Penghujan

Ia juga memastikan bahwa UGM akan melindungi penyintas yang melaporkan kasus tersebut, dan memastikan ia mendapatkan keadilan.

"Jika terbukti melakukan tindakan tersebut, maka akan diberikan sanksi tegas secara akademik," lanjut Iva.

Sebelumnya, Balairung Press menurunkan berita pada 5 November kemarin. Isinya terkait laporan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi saat KKN berlangsung.

Baca: Radius Kejadian Angin Kencang di Bantul Cenderung Meningkat

Menurut artikel tersebut, peristiwa terjadi pada pertengahan Desember 2017 silam.

Pemberitaan ini memunculkan beragam respon dari publik. Salah satunya adalah petisi "Usut Tuntas Kasus Pemerkosaan KKN UGM" di situs Change.org yang muncul hari ini

Berdasarkan pantauan Tribunjogja.com, petisi tersebut telah ditandatangani sebanyak 20,653 orang.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved