Kulon Progo

Kulon Progo Kini Punya BetonKu

Keberadaan produk itu diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dan menguatkan ekonomi daerah.

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
IST
BUMD milik Pemkab Kulon Progo, PT SAK bekerjasama dengan perusahaan swasta memproduksi beton readymix bernama BetonKu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Produk bernuansa ideologis kembali dihadirkan Kulon Progo dengan melahirkan beton readymix produksi setempat yakni BetonKu.

Keberadaan produk itu diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dan menguatkan ekonomi daerah.

BetonKu merupakan produk hasil kerja sama operasional (KSO) antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bawah Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, PT Selo Adikarta (SAK) dengan perusahaan swasta PT Great Blue Whale (GBW).

Batching plant untum produksi BetonKu didirikan di Dlaban, Sentolo dan diresmikan oleh Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo, Senin (5/11/2018).

BetonKu juga turut ambil bagian dengan menyetor produk ke proyek pembangunan New Yogyakarta Ibternational Airport (NYIA) meski porsinya tak terlalu besar.

Baca: Dinpar Kulonprogo Rancang Program Live In di Menoreh

Direktur PT SAK Made Hendra Putra mengatakan batching plant ini berkapasitas produksi 90 meter kubik per hari.

Nama BetonKu menjadi usulan Bupati untuk mengusung branding Kulon Progo yaitu beton kuat Kulon Progo.

Tentunya dengan tetap menjaga mutu dan kualitas produksi.

"Material bahan baku diambil dari wilayah Kulon Progo," jelas Made dalam keterangan yang diterima Tribun Jogja, Selasa (6/11/2018).

Made menyebut, perusahaan tetap optimistis menatap masa depan dan peluang proyek infrastruktur di masa mendatang di Kulon progo dan sekitarnya meski memiliki keterbatasan di usia 15 tahun ini.

Pihaknya berharap proyek pembangunan di Kulon progo, baik oleh pemerintah maupun swasta, dapat menggunakan produk beton ini.

Setelah pembangunan bandara baru, diharapkannya akan semakin banyak pembangunan sarana penunjangnya seperti jalan, jembatan, hotel, rumah sakit, hingga sekolah atau kampus di wilayah ini.

Baca: Investor Tunggu Arah Kebijakan Pemkab Kulon Progo

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo mengatakan keberadaan batching plant BetonKu ini sebagai keniscayaan yang sangat dibutuhkan dalam konsep Bela Beli Kulon Progo sehingga tidak hanya jadi penonton di tengah pesatnya pembangunan.

Batching plant ini diharapkannya bisa memenuhi kebutuhan beton untuk kegiatan pembangunan di Kulon Progo.

"Kapasitas batching plant 90 meter kubik per jam meski masih bagian kecil dari pembangunan bandara namun sangat penting untuk Bela Beli Kulon Progo," kata Hasto.

Selain memberi layanan bagi kebutuhan pembangunan, beroperasinya batching plant KSO itu diharapkannya juga dapat meningkatkan PAD yang disetor PT SAK.

Kondisi perusahaan itu saat ini sudah sehat dan tidak menanggung hutang.

Bahkan, tahun lalu sudah bisa menyetor pendapatan ke daerah.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved