Kulonprogo

DKP Kulon Progo Sosialisasikan Aturan Tangkap Kepiting

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo berusaha mengingatkan nelayan setempat untuk mematuhi aturan.

DKP Kulon Progo Sosialisasikan Aturan Tangkap Kepiting
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kasus penangkapan kepiting yang menyeret seorang nelayan di Bantul untuk berurusan dengan hukum beberapa waktu lalu cukup mengejutkan publik.

Tak ingin kecolongan kejadian serupa, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo berusaha mengingatkan nelayan setempat untuk mematuhi aturan.

Baca: Kasus Kepiting Nelayan di Pantai Samas Terus Bergulir, Tri Mulyadi Masih Dikenakan Wajib Lapor

Kepala DKP Kulon Progo, Sudarna mengatakan pihaknya mensosialisasikan secara berkala Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 56/Permen-KP/2016 tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Indonesia dan aturan lain kepada nelayan.

Hal ini supaya mereka memahami aturan penangkapan ikan dan mencegah terjadinya pelanggaran yang bisa menyebabkan nelayan Kulon Progo terkena masalah hukum.

"Kami tidak mau kecolongan nelayan Kulon Progo terkena masalah hukum karena menangkap kepiting atau lobster. Apalagi, saat ini memasuki migrasi berbagai jenis ikan," kata Sudarna pada Tribunjogja.com, Jumat (26/10/2018).

DKP dalam hal ini membentuk kelompok pengawas masyarakat (pokwasmas).

Tugasnya mengawasi kegiatan nelayan dan menyebarkan informasi soal aturan penangkapan ikan hingga informasi harga terkini.

Ia menyebut peran pokwasmas ini sangat vital karena seluruh informasi soal perikanan dan kelautan ada di kelompok ini.

Baca: Tri Mulyadi, Kepiting dan Tambang Pasir

Nelayan Pantai Congot, Temon, Rubingin mengatakan nelayan setempat sudah mendapat informasi kriteria lobster yang boleh ditangkap dan dijual dari Dinas Kelautan dan Perikanan.

Nelayan tidak akan menangkap lobster yang bertelur dan masih di bawah dua ons.

Pihaknya berupaya mematuhi aturan terkait penangkapan lobster tersebut serta selalu melaporkan hasil tangkapan ikannya ke dinas terkait.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved