Kulonprogo
Jumlah Penggarap PAG Terdampak NYIA Masih Simpang Siur
Pemerintah Kabupaten Kulonprogo masih berupaya memverifikasi data calon penerima tali asih tersebut.
Tayang:
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
ISTIMEWA DOK AP1/NYIA
Ilustrasi: Pembangunan landasan pacu NYIA sepanjang 3.250 meter di Temon, Kulonprogo
"Perkiraan kami, dana bisa dicairkan kepada warga paling cepat dua pekan ke depan. Bekas penolak bandara juga akan tetap dapat bagian karena sudah termasuk dalam data,"kata Elda.
Kepala Desa Palihan, Kalisa Paraharyana menyatakan pihaknya siap mengikuti seluruh tahapan dalam proses pembagian tali asih bagi warga bekas penggarap lahan PAG ini.
Pasalnya, hal ini merupakan bentuk pelayanan desa untuk kepentingan warganya.
Ia pun meyakini tidak akan ada gejolak yang muncul di tengah masyarakat atas pembagian dana tersebut.
Seorang warga bekas penggarap PAG terdampak NYIA, Susilo menilai masih ada hal yang mengganjal dalam pendataan tersebut. Sayangnya, ia enggan berkomentar lebih jauh.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/landasan-pacu-bandara-internasional-baru-yogyakarta-di-temon-kulonprogo_20180921_081230.jpg)