Breaking News:

Bisnis

GO-JEK Gelar GO-JEK Wirausaha di Purwokerto

Sejak GO-JEK hadir di Purwokerto tahun 2017, GO-JEK berkomitmen meningkatkan perekonomian di Purwokerto.

istimewa
Guna meningkatkan skala bisnis UMKM di Purwokerto, GO-JEK bersama Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama dan Forum CSR Satria Banyumas menyelenggarakan GO-JEK Wirausaha di Purwokerto (12/10/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOKERTO – GO-JEK, Senin (15/10/2018) mengadakan kegiatan GO-JEK Wirausaha, bertempat di Oemah Daun Cafe & Resto, Purwokerto.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 200 pengusaha UMKM

Sejak GO-JEK hadir di Purwokerto tahun 2017, GO-JEK berkomitmen meningkatkan perekonomian di Purwokerto.

Baca: Hadirkan Penawaran Spesial, GO-JEK Luncurkan GO-DEALS

Komitmen ini diwujudkan melalui akses bagi para pekerja sektor informal dan UMKM untuk mendapatkan penghasilan tambahan dan perluasan pasar.

“Melalui program GO-JEK Wirausaha, kami memperkuat komitmen tersebut dengan memberikan pelatihan, bukan hanya bagi para UMKM namun juga para calon wirausaha mandiri agar mereka bisa lebih maju lagi,” kata Delly Nugraha - SVP Central Region GO-JEK melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com.

GO-JEK Wirausaha adalah program pelatihan berbisnis yang diberikan oleh GO-JEK kepada pelaku industri UMKM dalam bentuk kelas tatap muka.

Dimulai pada tahun ini, Purwokerto menjadi kota ketiga diselenggarakannya program ini yaitu setelah Kota Depok dan Kota Tangerang Selatan.

Dengan pelatihan di Purwokerto ini, maka sudah terdapat hampir 400 pelaku UMKM se-Indonesia yang sudah mengikuti program GO-JEK Wirausaha sehingga menjadi #WirausahaNaikKelas.

Materi yang diajarkan di GO-JEK Wirausaha mulai dari perencanaan bisnis hingga mengelola keuangan yang baik sebagai fundamental membangun bisnis.

“Mereka yang ingin memulai usaha banyak terkendala dengan berbagai macam halangan, terutama mentalitas dan kemampuan dasar berbisnis. Oleh karena itu disini mereka akan belajar untuk berani dan cerdas dalam memulai bisnis,” tambah Delly.

Selain belajar bersama tentang kemampuan fundamental dalam berbisnis, peserta pelatihan yang sudah memiliki bisnis dapat langsung mendaftarkan usahanya ke dalam platform GO-FOOD, GO-PAY serta Arisan Mapan.

Baca: Indosat GIG Gandeng GO-JEK Perluas Mitra Penjualan

Hal ini agar para pelaku UMKM bisa langsung memasarkan, menjual, dan mengembangkan usahanya secara digital.

Riset yang diterbitkan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) pada tahun 2017 menemukan bahwa GO-JEK telah berkontribusi sebesar Rp 1,7 triliun per tahun untuk perekonomian Indonesia melalui penghasilan mitra UMKM.

Para mitra UMKM ini pun mengalami peningkatan volume penjualan sebesar tiga kali lipat setelah mereka bergabung di GO-FOOD.(tribunjogja.com)

 

Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved