Liga 2 2018

Sempat Beda Pendapat, Suporter PSS dan PSIM Akhirnya Menerima Laga Digelar Tanpa Penonton

Brajamusti dan The Maident yang semula berharap Derby DIY bisa digulirkan dengan penonton, akan melaksanakan keputusan Polda DIY.

Sempat Beda Pendapat, Suporter PSS dan PSIM Akhirnya Menerima Laga Digelar Tanpa Penonton
ist/kolase tribun jogja
PSIM dan PSS 

TRIBUNJOGJA.COM - Suporter PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta sempat berbeda pendapat terkait keputusan pertandingan tanpa penonton, dalam laga antara kedua kesebelasan, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (10/10/2018) mendatang.

Keputusan yang disampaikan pihak kepolisian dalam pertemuan di Gedung Serba Guna Mapolda DIY, Sleman, Senin (8/10/2018) tersebut, mendapat dukungan penuh dari dua wadah suporter PSS, baik Brigata Curva Sud (BCS), maupun Slemania.

Baca: Jelang Laga PSS Sleman vs PSIM Yogyakarta, Polda DIY Kembali Tanting Komiten Suporter

"Kita sepakat pertandingan nanti berlangsung tanpa penonton. Kita ingin pertandingan berjalan secara mulus. Apalagi, PSS masih harus bertanding di 8 besar, kita tidak ingin ada ganjalan karena laga derby ini," kata Korlap Slemania, Riko pada Tribunjogja.com.

Sementara wadah suporter PSIM, yakni Brajamusti dan The Maident, berharap laga bertajuk Derby DIY tersebut bisa digulirkan dengan penonton.

Bukan tanpa alasan, hal tersebut dinilai bisa menjadi pintu perdamaian bagi kedua belah pihak.

"Berharapnya ada pertemuan di stadion, tapi ternyata belum bisa. Seandainya dengan penonton dan kita dapat kuota berapa saja, pasti akan terjalin kedekatan dan rekonsiliasi itu bisa terjadi," kata Presiden Brajamusti, Burhanudin.

Walau begitu, pihaknya tetap menghormati dan siap melaksanakan apa yang menjadi keputusan Polda DIY.

Ia pun akan segera menyampaikan instruksi kepada laskar-laskar di bawah naungan Brajamusti, untuk tidak hadir di stadion saat laga nanti.

"Kita tegas, komunitas, atau laskar di bawah Brajamusti harus ikuti instruksi ini. Kita tegaskan di bawah, akan kita kumpulkan sekitar 200 laskar itu. Bukan hanya himbauan, tapi kita larang anggota kami datang ke (Stadion) Maguwoharjo," tambahnya.

Baca: Derby DIY Dipastikan Berlangsung Tanpa Suporter, Kepolisian Minta Semua Pihak Hormati Keputusan

Sama halnya dengan Ketua Umum The Maident, Rendy Agung Prasetya, yang akan menginstruksikan seluruh anggotanya untuk tidak perlu menghadiri Matchday 21 Liga 2 2018 tersebut. 

"Seandainya boleh dengan suporter tamu, kita akan all out mengawal derby ini dengan damai. Tapi, karena pertandingan dengan penonton, ya kita patuh, tidak akan hadir," pungkasnya. (*)
 

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved