Liga 2 2018

Jelang Laga PSS Sleman vs PSIM Yogyakarta, Polda DIY Kembali 'Tanting' Komiten Suporter

Manajer PSS Sleman siap mengikuti apapun rekomendasi dari Polda DIY terkait penyelenggaraan laga derby DIY.

Jelang Laga PSS Sleman vs PSIM Yogyakarta, Polda DIY Kembali 'Tanting' Komiten Suporter
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto 

TRIBUNJOGJA.COM- Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta mengundang semua stakeholder dari tim PSS Sleman dan Yogyakarta'>PSIM Yogyakarta pada rapat koordinasi perihal perizinan dan pengamanan serta silaturahmi terkait laga derby DIY jilid II pada pekan ke-21 Liga 2 2018, Rabu (10/10/2018) mendatang.

Pertemuan yang rencananya digelar di gedung serbaguna Mapolda DIY, Senin (8/9/2018) tersebut, diharapkan dapat mencapai kesepakatan demi menciptakan situasi kondisif pada hari H pertandingan digelar.

Baca: PSS Sleman Siap Hadapi Klub Manapun di 8 Besar

"Kami tidak hanya mengundang perwakilan suporter dari kedua kesebelasan, namun juga semua stake holder. Prinsipnya kami siap mengamankan jalannya laga itu baik di dalam maupun di luar stadion, namun kami akan minta komitmen semua pihak dulu untuk mendukung laga ini berjalan aman," kata Kepala Bidang Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto pada Tribunjogja.com.

Lebih lanjut, Yuliyanto mengatakan tujuan diundangnya perwakilan dari Panitia Pelaksana, perwakilan kedua tim, dan perwakilan dari kedua suporter kembali untuk berjanji menjaga kondusifitas.

Bukan tidak mungkin, bila komitmen tersebut dilanggar, maka Polda DIY akan mengevaluasi izin pertandingan.

Komitmen yang dimaksud dalam hal ini ialah agar insiden jatuhnya korban jiwa pada pertemuan pertama kedua tim, yang merenggut nyawa Muhammad Iqbal (16) tak lagi terulang.

Pada laga putaran pertama di Stadion Sultan Agung, Bantul, (26/7/2018) lalu, Iqbal, warga Sewon, Bantul, meregang nyawa usai menjadi korban pengeroyokan sejumlah oknum suporter.

Tak hanya Iqbal, berdasar data Polda DIY pada laga PSIM kontra PSS Sleman pada putaran pertama lalu sebanyak sembilan orang turut menjadi korban luka-luka pada bagian tubuh berbeda akibat tindak pengeroyokan.

Ketua Panitia Pertandingan (Panpel) PSS Sleman, Jaguar Tominangi, mengatakan pihaknya telah menerima undangan dari Polda DIY dan siap hadir pada rapat koordinasi terkait laga derby DIY tersebut.

"Prinsipnya kami dari Panpel siap hadir. Mengenai bagaimana soal pertandingan, kami menunggu hasil rapat koordinasi dengan pihak kepolisian besok. Harapannya tentu laga dapat berjalan secara aman, kondusif," kata pria yang akrab disapa Jenggo ini.

Terpisah, manajer PSS Sleman, Sismantoro, mengatakan siap mengikuti apapun rekomendasi dari Polda DIY terkait penyelenggaraan laga derby DIY.

"Kita mengikuti saja bagaimana keputusan dari pihak kepolisian. Kalaupun main seperti di Bantul (putaran pertama) kita ikut, kalaupun digelar tanpa penonton dengan pertimbangan macam-macam, kita akan ikuti,"

"Harapannya suporter berpikir dewasa dan dapat mengendalikan diri. Kita masyarakat DIY, yang mana wilayahnya kecil. Bagaimana caranya kita bersama menjaga DIY tetap aman dan kondusif. Kalau mau sepakbola di DIY termasuk pembinaan sebak bola berjalan baik, harusnya semua pihak menyadari hal ini," tambah Sismantoro.

Baca: PSIM Yogyakarta Bertekad Bangkit dan Lupakan Kekalahan Jelang Lawan PSS Sleman

Senada dengan pernyataan Sismantoro, Sekretaris Yogyakarta'>PSIM Yogyakarta, Jarot Kastawa akan menerima hasil keputusan rapat koordinasi demi kondusif serta lancarnya penyelenggaraan pertandingan.

"Kami sudah terima surat undangan dari Polda DIY, prisip kita apa yang menjadi keputusan dari pihak kepolisian akan kita ikuti. Dari sisi keamanan tentu pihak kepolisian lebih paham, yang jelas saya berharap laga berjalan aman dan lancar. Kita sama-sama warga DIY, menjaga keamanan yang kita utamakan," pungkasnya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved