Melihat Dekat Proses Kerajinan Tudung Saji dari Bambu di Mangunan Bantul

Tudung saji biasa digunakan sebagai tempat menaruh makanan dan kue ketika prasmanan dalam resepsi pernikahan

Melihat Dekat Proses Kerajinan Tudung Saji dari Bambu di Mangunan Bantul
Tribunjogja.com/Ahmad Syarifudin
Pengrajin tudung saji asal Muntuk, Mangunan, Bantul, Teguh Pramono sedang membuat kerajinan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pohon Bambu sudah sejak zaman dahulu dimanfatkan sebagai bahan dasar pembuatan aneka macam produk perabotan rumah tangga.

Berbagai macam kerajinan bisa dibuat dari Bambu.

Satu di antaranya adalah kerajinan Tudung Saji.

Tudung saji biasa digunakan sebagai tempat menaruh makanan dan kue ketika prasmanan dalam resepsi pernikahan.

Baca: Alumnus UTY Ini Sulap Daun Pandan Jadi Tas Kerajinan Cantik

Kerajinan ini berbentuk bulat hampir seperti tampah, namun memiliki jaring penutup dibagian atasnya.

Jaring ini akan berfungsi sebagai pelindung dari serangga yang akan hinggap di atas makanan.

Salah satu pengrajin tudung saji di Dusun Muntuk, Mangunan, Bantul, Teguh Pramono, mengatakan, kerajinan tudung saji dari bambu merupakan kerajinan asli dari nenek moyang daerah Muntuk selain tambir dan tampah.

Ia sendiri mengaku, awalnya membuat kerajinan tudung saji karena berangkat dari inisiatif, melihat acara resepsi pernikahan banyak serangga hinggap di makanan.

"Awlanga saya melihat resepsi pernikahan. Terus saya berfikir membuat tudung saji untuk melindungi makanan dari semut dan lalat," tuturnya, Minggu (30/9/2018)

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved