FKOR DIY Gelar Aksi Damai Kenang G30S dan Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Sebagai upaya mengenang Gerakan 30 September dan peringati Hari Kesaktian Pancasila, Forum Komunikasi Ormas

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Yoseph Hary W
Tribunjogja.com/wsn
Aksi damai massal Forum Komunikasi Ormas Relawan (FKOR) DIY dalam mengenang G 30 S/PKI dan Hari Kesaktian Pancasila di Sisi Timur Kridosono Yogyakarta, Minggu (30/9/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai upaya mengenang Gerakan 30 September yang memilukan bangsa, Forum Komunikasi Ormas Relawan (FKOR) DIY menggelar aksi damai massal di sisi timur Stadion Kridosono Yogyakarta, Minggu (30/9/2018) sore.

Aksi damai massal tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang terbagi dari 13 elemen organisasi masyarakat yang ada di DIY.

Diantaranya yakni GM FKPPI, Pemuda Pancasila, Paksikaton, Brigade Bintang 9, Banser Kota, Merkids, Merkade, Lakodya, Gebrak, Putra Sena, Front Masyarakat Madani, Predator Enterprise dan Forum Jogja Rembug.

Sekjen FKOR, Waljito menerangkan aksi ini ialah penyataan sikap dari para ormas yang tergabung dalam FKOR dan komitmennya untuk memberantas paham komunisme, separatisme, radikalisme dan makar yang ada di Indonesia.

"Paham itu menentang ideologi bangsa ini yaitu Pancasila, harus kita lawan," katanya saat ditanya Tribunjogja.com usai acara.

Waljito pun menganggap saat ini masih banyak bermunculan paham komunisme maupun aliran lain dengan gaya baru yang patut diwaspadai oleh seluruh elemen masyarakat.

Aksi damai massal Forum Komunikasi Ormas Relawan (FKOR) DIY dalam mengenang G 30 S/PKI di Sisi Timur Kridosono Yogyakarta, Minggu (30/9/2018).
Aksi damai massal Forum Komunikasi Ormas Relawan (FKOR) DIY dalam mengenang G 30 S/PKI di Sisi Timur Kridosono Yogyakarta, Minggu (30/9/2018). (Tribunjogja.com/wsn)

Hal ini yang dapat merongrong kesatuan bangsa Indonesia.

Selain itu, pihaknya dalam acara ini sekaligus memperingati hari kesaktian pancasila yang jatuh pada esok hari tepatnya 1 Oktober.

Melalui momen tersebut, Waljito berharap masyarakat dapat semakin peduli dan paham terhadap butir-butir Pancasila dan paham akan bahaya komunisme atau paham lain yang bertentangan dengan Pancasila.

"Dengan semangat (kesaktian Pancasila) itu kita harapkan ormas di Yogyakarta bersatu melawan terorisme, radikalisme, komunisme dan bersatu menegakkan sebuah aturan yang disepakati bersama bahwa paham komunisme adalah ancaman bangsa," katanya.

Pemilu damai

Sementara itu, Rony Hendro Wibowo Ketua FKOR menuturkan aksi ini sekaligus memberikan pesan damai kepada masyarakat terkait pemilu yang jatuh pada 2019 mendatang.

Melalui aksi ini pihaknya mengajak masyarakat untuk melaksanakan pemilu yang damai.

Rony beranggapan tahun politik adalah tahun yang rentan akan perpecahan dan provokasi oleh oknum yang mementingkan kelompoknya tanpa memikirkan dampak masyarakat.

Oleh karenanya, Rony berharap masyarakat tetap mengedepankan pemilu yang damai, aman, santun dan tetap bermartabat.

"Jaga kekondusifitasan politik, beda pandangan, aspirasi politik itu silahkan tapi ingat kita masih satu Indonesia, pesta demokrasi ini harus kita laksanakan dengan aman, damai, bebas dan rahasia," katanya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved