Sultan Akan Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Peduli Museum Indonesia
Kebijakan tentang museum sebagai sumber belajar mengantarkan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X sebagai tokoh peduli museum Indonesia
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, - Kebijakan Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk memanfaatkan museum sebagai sumber belajar selain sekolah dan perpustakaan, mengantarkannya sebagai tokoh peduli museum Indonesia.
Penghargaan ini akan diberikan pada puncak Indonesia Museum Award yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 14 Oktober mendatang.
“Kebijakan Sultan HB X ini telah menempatkan museum sebagai sarana penting dalam pendidikan karakter melalui sistem belajar mandiri sesuai kurikulum 2013, “ ujar Ketua Dewan Juri Indonesia Museum Award, Prof Wiendu Nuryanti
usai bersilaturahmi ke Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kepatihan Yogyakarta, Senin (24/9/2018).
Wiendu menjelaskan, kebijakan dan gagasan Sultan tersebut hingga kini menjadi referensi penyusunan kurikulum.
Selain itu juga sebagai acuan pemahaman belajar tidak harus di dalam kelas salah satunya di museum yang juga pendidikan karakter.
Menurutnya, kebijakan tiga pilar bahwa pembelajaran bisa dilakukan di sekolah, perpustakaan, dan museum ini yang mempengaruhi penyusunan kurikulum-kurikulum.
Wiendu menambahkan, dalam kepanitiaan kurikulum itu menggunakan kebijakan ini.
“Dalam penyusunan ada referensi sabda beliau mengenai itu dan dijadikan bahwa belajar bisa di luar sekolah tidak harus di dalam kelas," imbuhnya.
Kontribusi nyata itulah, kata Wiendu yang menjadikan Sultan HB X dinobatkan sebagai tokoh peduli museum 2018. (ais)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sultan-akan-terima-penghargaan-sebagai-tokoh-peduli-museum-indonesia_20180924_183613.jpg)