Yogyakarta

Driver Taksi Online Harap Segera Ada Payung Hukum Baru

Driver Taksi Online Harap Segera Ada Payung Hukum Baru untuk Melindungi para Sopir.

Driver Taksi Online Harap Segera Ada Payung Hukum Baru
Tribun Jogja/ Riski Halim
Taksi online sedang menurunkan penumpang di Jalan Malioboro 

TRIBUNJOGJA.COM - Paguyuban Pengemudi Online Jogja (PPOJ) menyambut baik keputusan MA untuk mencabut sejumlah pasal dalam Permenhub 108 tahun 2017.

Mereka berharap pemerintah tetap bisa memberikan payung hukum agar pengemudi taksi online bisa lebih nyaman dalam bekerja.

“Keputusan ini sangat menggembirakan dan kami menyambut baik karena keberatan kami dicabut,” kata Ketua PPOJ, Yulianto Dendi Prajoko kepada Tribun Jogja, Kamis (13/9/2018).

Baca: Pencabutan Permenhub nomor 108 tahun 2017,Dishub Sebut Pengawasan Akan Semakin Sulit

Selama ini keberatan yang dirasakan oleh para driver taksi online yang berjumlah sekitar 700 hingga 800 orang di Yogyakarta adalah aturan KIR, mobil berbadan hukum, kepemilikan SIM A umum, dan keberatan-keberatan lain.

Para driver menilai aturan ini membuat mereka seakan tidak memiliki kendaraan secara pribadi.

Dia menegaskan  driver online membutuhkan payung hukum untuk mengontrol semuanya. Selama ini, regulasi ini hanya berada dalam aplikasi atau diciptakan oleh aplikator.

Dia berharap ada regulasi yang bisa menguntungkan para driver online ini.(tribunjogja)

Penulis: ais
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved